Pj Gubernur Adhy Bentuk Satgas Jelang Ramadan, Pastikan Stok BBM di Jatim Berlimpah
PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus sendiri memprediksi akan terjadi kenaikan konsumsi gasoline mencapai 7 persen dan avtur sekitar 4 persen ... ...

SURABAYA – Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono memimpin rapat koordinasi kesiapan bahan bakar minyak dan liquified petroleum gas menjelang Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2024.
Rakor ini bertujuan mengantisipasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) serta langkah mempersiapkan sosialisasi kepada masyarakat. Terutama mencegah isu liar dari pihak yang bisa menimbulkan kepanikan.
PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus sendiri memprediksi akan terjadi kenaikan konsumsi gasoline mencapai 7 persen dan avtur sekitar 4 persen.
Sementara kenaikan konsumsi gasoil diperkirakan mencapai 7 persen. Saat ini total konsumsi harian LPG 4.700 metrik ton/hari dan diprediksi naik menjadi 5.130 metrik ton/hari.
Pemprov Jatim bersama Reskrimsus Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya langsung membentuk Satgas untuk memantau stok di sejumlah lokasi.
"Sejak H-3 kita akan turun melihat stok BBM di kilang atau sentra depo di Surabaya," kata Adhy usai rakor, Selasa (5/3/2024).
Adhy juga memastikan stok BBM dan LPG di Jatim aman dan tidak terganggu. Begitu pula dengan stok pangan.
"Kami berharap bulan Ramadan, bulan yang penuh hikmat dan rahmat ini bisa dijalani dengan baik, dengan tenang dan nyaman," ungkap Pj Gubernur Adhy.
Begitu pula pada momen Idul Fitri nanti. Satgas pengamanan dari pihak kepolisian telah disiagakan guna menentukan pengamanan ekstra pada titik potensi terjadinya kerawanan.
Sementara itu, Executive GM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Dwi Puja Ariestya menjelaskan, pihaknya telah melakukan persiapan. Mulai pembentukan Satgas serta memastikan infrastruktur dalam kondisi 100 persen dalam proses distribusi BBM di Terminal BBM dan LPG. Serta Depo Avtur.
"Kita sudah mulai melakukan built up stock, antisipasi terjadinya kenaikan kebutuhan BBM," ungkapnya.
Sedangkan khusus hari H mudik, Patra Niaga Jatimbalinus akan memberikan sejumlah layanan tambahan. Ada 13 titik SPBU Moduler di sepanjang jalur mudik dan mobil kantong atau mobil tangki.
"Di beberapa titik yang belum ada SPBU nya, kita bangun atau kita buat SPBU moduler sementara," ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat tidak perlu panik karena stok BBM sangat aman dan tercukupi. "Silakan menggunakan BBM dengan aman dengan wajar, nggak perlu rush nggak perlu panik," tandasnya.
Dalam 28 hari ke depan, Dwi Puja menegaskan stok gasoline aman. Pihaknya juga akan meningkatkan stok hingga pasca Idul Fitri.
"Sampai dengan pasca Idul Fitri, kami jamin stok itu tersedia dan berlimpah di lokasi-lokasi," janjinya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

