Polisi dan Pemkot Malang Tera Ulang BBM Jelang Idul Fitri
Polresta Malang Kota menggandeng Pemkot Malang untuk melakukan tera ulang jelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2024. ...

MALANG – Polresta Malang Kota menggandeng Pemkot Malang untuk melakukan tera ulang jelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2024.
Pengecekan dilakukan di empat SPBU, yakni Ciliwung, Jalan Panji Suroso atau depan Grand Mercure, Araya dan Soekarno-Hatta (Suhat) Kota Malang.

Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Malang Kota, AKP M Roichan mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecurangan dari SPBU yang bisa merugikan masyarakat, salah satunya soal campuran BBM maupun isi yang tak sesuai.
Terlebih, belum lama ini ada kasus disalah satu SPBU Kota Malang yang diduga melakukan pencampuran BBM dengan air meski hal tersebut tak bisa dibuktikan.
"Yang sebelumnya itu ada kebocoran pompa yang masuk ke tandon, tapi itu sudah diselesaikan oleh pihak SPBU, termasuk kerugian konsumen," ujar Roichan, Selasa (2/4/2024).

Jika nantinya ada temuan, tentu pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
"Kami tidak sesuai aturan. Apabila ada pelanggaran administrasi, kalau tidak teguran tertulis dan dipersurat terkait perizinan," ungkapnya.
Ia menyebut, kegiatan pengecekan ini dilakukan setiap triwulan atau tiga bulan sekali. Pihaknya menggandeng Pemkot Malang melalui Diskopindag Kota Malang untuk terjun langsung melakukan pengecekan disetiap SPBU.
"Kita memantau dan mendampingi untuk pengecekan tersebut," katanya.
Sementara, Kabid Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Baihaqie menuturkan bahwa selama pengecekan ini SPBU di Kota Malang tak ada yang melakukan pelanggaran.
"Alhamdulilah batasannya semua normal. Kita lakukan pengawasan ini untuk tera atau batasannya," tuturnya.
Ia juga membenarkan bahwa pengecekan berkala ini dilakukan untuk antisipasi kerugian masyarakat selama libur panjang Idul Fitri.
"Ini penting, karena kalau tidak sesuai takaran akan merugikan masyarakat. Jadi kita tetap mengawasi, jangan sampai ada kecurangan atau kerugian dari masyarakat," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

