Advertisement
Hukum dan Kriminal

Kanwil Ditjenpas Jatim Apresiasi Kesigapan Lapas Blitar Gagalkan Penyelundupan Metadon

Petugas Lapas Blitar menggagalkan upaya penyelundukan 940 pil metadon yang dibawa oleh pengunjung dengan cara dimasukkan ke dalam kiriman bahan makanan untuk narapidana.

TIMES Indonesia,
Kanwil Ditjenpas Jatim Apresiasi Kesigapan Lapas Blitar Gagalkan Penyelundupan Metadon
Petugas Lapas IIB Blitar berhasil menggalkan penyelundupan narkotika jenis metadon di area branggang (FOTO: Dok. Humas Kanwil Ditjenpas Jatim)
A-AA+

SIDOARJO Plh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Muhamad Ulin Nuha, mengapresiasi kewaspadaan dan respons cepat petugas Lapas Kelas IIB Blitar yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis metadon di area branggang lapas.

Sebanyak 940 butir metadon berhasil diamankan dalam temuan yang terjadi pada Selasa (28/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Penemuan bermula saat petugas atas nama Fuad Mahbub melaksanakan serah terima jaga di Pos 1 Lapas Blitar.

Advertisement

Saat melakukan pemeriksaan rutin, Fuad menemukan sebuah bungkusan mencurigakan di area branggang yang berada di antara Pos 1 dan Pos 2, tepatnya di belakang kamar Blok C2.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sistem pengamanan dan deteksi dini di Lapas Blitar berjalan dengan baik. Petugas mampu menjalankan tugas secara cermat dan sigap dalam mengidentifikasi potensi gangguan keamanan,” ujar Ulin di Sidoarjo, Rabu (28/4/2026).

Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada petugas jaga lainnya, Ragil Dodik. Bungkusan itu selanjutnya diamankan dan diserahkan kepada Kepala Regu Pengamanan, Yayan Prasetyo.

Lapas IIB Blitar 2

Laporan lalu diteruskan kepada Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Bagus Ramadian Permana, serta Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Advertisement

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bungkusan tersebut berisi pil metadon yang termasuk narkotika golongan II. Obat tersebut diketahui dapat digunakan secara terbatas untuk kepentingan medis, namun memiliki potensi ketergantungan yang tinggi.

Petugas menemukan total 940 butir metadon dalam kondisi utuh, sementara sebagian lainnya ditemukan dalam keadaan hancur.

Ulin menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan, khususnya di titik-titik yang dinilai rawan menjadi jalur penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri asal-usul barang tersebut guna memutus mata rantai peredaran narkotika,” tambahnya.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya di wilayah Jawa Timur, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas sekaligus mencegah peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia