Advertisement
Indonesia Positif

Forum Lembaga-Banom PBNU Keluarkan Pernyataan Resmi: Hindari Potensi Dualisme

Forum lembaga dan Banom PBNU mengeluarkan pernyataan bersama mengenai masalah yang terjadi di organisasi tersebut. Pernyataan itu setelah adanya pertemuan para kiai sepuh di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

TIMES Indonesia,
Forum Lembaga-Banom PBNU Keluarkan Pernyataan Resmi: Hindari Potensi Dualisme
Gedung Pusat PBNU (Liputan6.com/Angga Yuniar)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Forum lembaga dan Banom PBNU mengeluarkan pernyataan bersama mengenai masalah yang terjadi di organisasi tersebut. Pernyataan itu setelah adanya pertemuan para kiai sepuh di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. 

Setidaknya ada lima pernyataan dari Forum Lembaga dan Banom PBNU tersebut. Pertama, tunduk dan taat pada AD/ART Jamiyah Nahdlatul Ularna.

Advertisement

Kedua, mengikuti fatwa masyayikh yang disampaikan dalam Forum Sesepuh dan Mustasyar Nahdlatul Ulama di Tebuireng.

Ketiga, meminta kepada masyayikh, pengurus syuriyah, tanfiziyyah, dan semua pihak untuk menjaga keutuhan jamiyah dan menghindari potensi dualisme; karena itu, harus terus-menerus didorong musyawarah yang bermartabat.

Keempat, berkomitmen untuk fokus bekerja secara profesional melaksanakan program Lembaga dan Banom. Kelima, mengajak kepada semua elemen NU untuk berdoa agar NU selamat dari fitnah.

"Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita di jalan kebenaran," demikian dikutip TIMES Indonesia, Selasa (9/12/2025).

Diketahui, Forum Lembaga-Banom PBNU yang dimaksud tersebut antara lain Lembaga Pendidikan Ma'arif (LP Ma'arif), Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI), Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU), Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM), Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH), Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI), Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZIZNU), Lembaga Waqaf dan Pertanahan (LWP), Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN).

Advertisement

Lalu juga ada Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU), Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Serikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI), Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa (PN), Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (Serikat Nelayan NU), Badan Halal Nahdlatul Ulama (Badan Halal-NU), dan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPP NU).

"Pernyataan ini menjadi bentuk komitmen kolektif Lembaga dan Banom PBNU untuk menjaga kesatuan organisasi, menyikapi dinamika dengan kebijaksanaan, serta memastikan seluruh aktivitas kelembagaan berjalan sesuai koridor jam’iyah," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia