Advertisement
Indonesia Positif

PC GM FKPPI Situbondo Kirim Delegasi Intelek ke Takorna XV GM FKPPI

PC GM FKPPI Situbondo siap mengikuti Penataran Kader Organisasi Purna Tarkorna XV di Kodiklat TNI Serpong.

TIMES Indonesia,
PC GM FKPPI Situbondo Kirim Delegasi Intelek ke Takorna XV GM FKPPI
Perwakilan PC GM FKPPI Situbondo yang akan berangkat ke Takorna XV di Kodiklat TNI pada 10-20 Desember 2025. Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SITUBONDO PC GM FKPPI Situbondo siap ikuti Penataran Kader Organisasi Tingkat Purna Tarkorna Angkatan XV. Pimpinan Cabang Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (PC GM FKPPI) Situbondo telah mematangkan persiapan mereka untuk mengikuti pembekalan di Markas Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia (Kodiklat TNI) yang berada di Serpong, Tangerang Selatan, pada 10 hingga 20 Desember 2025 mendatang.

PC GM FKPPI Situbondo mengirimkan delegasi lengkap yang terdiri dari tiga orang yakni Ketua Ainur Ridho Kurniawan, Wakil ketua Dr. Ratnakoba, dan Sekretaris Dr. Dini Nur Aini. Menurut Ketua PC GM FKPPI Situbondo, persiapan telah tuntas dan timnya siap untuk meraih prestasi ditingkat pusat.

Advertisement

"Formasi kami lengkap, sehingga proses kami mengikuti ini sudah siap betul. Insyaallah kalau memang diberi takdir, insyaallah kami akan raih prestasi," ujar Ainur Ridho Kurniawan pada Selasa (9/12/2025). 

Takornas XV GM FKPPI menjadi bekal yang fundamental bagi para peserta tentang pendidikan kader GM FKPPI sebagai penguatan nilai, disiplin, kepribadian, dan kapabilitas adaptif dalam organisasi modern. Serta Peran GM FKPPI sebagai kekuatan sosial keluarga besar TNI-POLRI. Merawat persatuan dan mengokohkan identitas nasional lewat peran generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, membangun peran dalam ekosistem pangan nasional, inovasi ekosistem UMKM Nasional, penanggulangan bencana dan krisis sosial seperti ancaman narkotika modern, dan peran untuk melindungi masa depan bangsa agar siap menjalankan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI. 

Agoes-Soerjanto.jpg

Delegasi Istimewa: Diperkuat Intelek Bergelar S3

Ainur Ridho menyoroti keistimewaan delegasi Situbondo, khususnya dalam hal kualitas intelektual. Ia menyebut Wakil Ketua, Dr. Ratnakoba, dan Sekretaris Dr. Dini Nur Aini, sebagai sosok-sosok yang intelek, dengan Wakil Ketua bahkan menyandang gelar akademik S3.

"Ini dari Situbondo yang istimewa, salah satunya adalah Wakil Ketua Ibu Ratnakoba, sama Sekretaris, ini intelek. Beliau S3. Jadi, insyaallah akan menjadi kebanggaan Jawa Timur, Malahayati," tambahnya.

Advertisement

Harapan Lahirkan Kader Militan

Seluruh delegasi Situbondo membawa satu visi dan misi utama: "NKRI Harga Mati". Setelah kembali dari Takorna, Ainur Ridho berharap kader-kader yang lahir dari kegiatan ini akan menjadi kader yang kuat dan militan.

"Harapannya pasti, setelah mengikuti Takorna, kami menjadi kader yang kuat, yang militan dalam rangka NKRI harga mati," tegasnya.

Sementara itu, Dr. Ratnakoba, Wakil Ketua PC GM FKPPI Situbondo, menyampaikan aspirasinya sebagai perwakilan perempuan dalam organisasi. Ia menekankan pentingnya membuktikan kapabilitas meskipun dari keluarga TNI yang memiliki pangkat rendah.

"Meskipun kita pangkatnya rendah, tapi kita harus membuktikan bahwa kita mampu untuk memimpin sebuah organisasi besar. Makanya, kami sebagai perempuan, tidak mau kalah sama yang laki-laki,” ucap Dr. Ratnakoba.

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka, yang mungkin tidak berasal dari kalangan "siapa-siapa," juga bisa diperhitungkan dalam kegiatan dan kepemimpinan organisasi.

“Jadi kegiatan ini adalah kegiatan yang betul-betul bermanfaat bagi saya, mungkin secara pribadi, karena saya juga merasa bahwa Bapak saya bukan siapa-siapa, tapi saya harus membuktikan bahwa kita juga bisa diperhitungkan," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Tria Adha
PenulisTria AdhaJurnalis dan fotografer yang telah bergabung di TIMES Indonesia sejak Agustus 2016. Merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita sosial, budaya, dan olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia