Advertisement
Indonesia Positif

Rektor UIN Malang Tekankan Pentingnya Kolaborasi Riset

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., memberikan penekanan kuat mengenai arah kolaborasi riset pada tahun 2026.

TIMES Indonesia,
Rektor UIN Malang Tekankan Pentingnya Kolaborasi Riset
Rektor UIN Malang Prof Ilfi Nur Diana dalam Rapat Kerja V Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur yang digelar di Universitas Brawijaya, Kamis (11/12/2025). (FOTO: Istimewa)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., memberikan penekanan kuat mengenai arah kolaborasi riset pada tahun 2026. Hal itu dia sampaikan dalam Rapat Kerja V Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur yang digelar di Universitas Brawijaya, Kamis (11/12/2025). Forum tersebut dihadiri oleh para pemimpin dari 21 perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, termasuk PTN, PTKIN, dan Politeknik, dengan tema “Maju Bersama Menciptakan Atmosfer Akademik Berdampak Untuk Pembangunan Nasional.”

Dalam sesi bertajuk “Tindaklanjut Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi: Riset Berdampak antar Perguruan Tinggi dan DUDI Tahun 2026”, Prof. Ilfi mendorong agar kerja sama riset tidak hanya berhenti pada MoU, tetapi ditopang oleh dasar hukum yang jelas serta diarahkan pada manfaat langsung bagi masyarakat.

Advertisement

Rapat-Kerja-V-Paguyuban-Rektor-PTN-se-Jawa-Timur-a.jpg

“Penguatan riset harus berdasar pada Undang-Undang No. 12 Tahun 2012. Riset yang baik harus menunjukkan keberdampakannya, yaitu mencerdaskan anak bangsa, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun peradaban,” ujar Prof. Ilfi.

Dalam forum tersebut, Prof. Ilfi hadir bersama dua narasumber lain: Prof. Ir. Agus Muhammad Hatta, S.T., M.Si., Ph.D. dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Prof. Muhammad Miftahussurur, dr., M.Kes., Sp.PD., Ph.D. dari Universitas Airlangga. Ketiganya menekankan bahwa kolaborasi antarkampus harus dibangun dengan semangat berpikir global dan orientasi pada hasil riset yang benar-benar berdampak, baik berupa publikasi ilmiah berkualitas maupun produk inovasi yang dapat diterapkan.

Rapat-Kerja-V-Paguyuban-Rektor-PTN-se-Jawa-Timur-b.jpg

Prof. Ilfi juga menjelaskan arah kolaborasi UIN Maliki Malang pada tahun mendatang. Ia menyampaikan bahwa kampusnya tengah memperluas jejaring riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk lingkungan pesantren.

Advertisement

“Kami ingin di 2026 memperkuat kolaborasi dengan PTN lain. Misalnya kerja sama dengan UM untuk bidang Pendidikan, dengan UNAIR dalam bidang Kedokteran dan lingkungan. Hasil riset tersebut sangat kami perlukan untuk diterapkan di pesantren,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, Prof. Ilfi didampingi jajaran pimpinan universitas, yaitu Wakil Rektor I Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., serta Wakil Rektor IV Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., M.A.. Kehadiran para wakil rektor memperkuat pesan bahwa UIN Maliki Malang tengah membangun komitmen serius dalam pengembangan ekosistem riset kolaboratif dan penguatan inovasi akademik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia