Advertisement
Kesehatan

Donor Darah Memiliki Manfaat Kesehatan hingga Deteksi Dini Penyakit

Donor darah tidak hanya dimaknai sebagai aksi kemanusiaan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan bagi para pendonor.

TIMES Indonesia,
Donor Darah Memiliki Manfaat Kesehatan hingga Deteksi Dini Penyakit
Proses donor darah sangat memiliki dampak baik pada kesehatan dan bisa deteksi dini penyakit (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Donor darah tidak hanya dimaknai sebagai aksi kemanusiaan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan bagi para pendonor.

Kegiatan ini bahkan dapat menjadi sarana skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara tidak langsung.

Advertisement

Ketua Palang Merah Indonesia Bondowoso, Juni Sukarno menjelaskan, bahwa setiap kantong darah yang disumbangkan akan melalui serangkaian pemeriksaan medis sebelum dinyatakan layak digunakan. 

Proses ini kata dia, memungkinkan pendeteksian dini terhadap sejumlah penyakit menular. 

“Selalu kita tekankan ke para pedonor juga masyarakat, lebih baik kita menyumbang darah daripada disumbang darah,” ujarnya.

Ia merinci, pemeriksaan tersebut mencakup deteksi penyakit seperti HIV/AIDS, hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hingga infeksi menular seksual seperti gonore dan sifilis. 

Dengan demikian, meski tidak secara khusus memeriksakan diri, pendonor tetap mendapatkan manfaat berupa pengecekan kesehatan dasar dari proses donor darah tersebut.

Advertisement

PMI juga memiliki mekanisme tindak lanjut bagi pendonor. Jika setelah donor tidak ada pemberitahuan, maka kondisi kesehatan pendonor dinyatakan aman.

Sebaliknya, jika ditemukan indikasi tertentu, pendonor akan dihubungi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan terkait. 

“Kalau dihubungi, ada yang perlu ditindaklanjuti. Bukan kita yang menindaklanjuti, tapi instansi kesehatan yang lain,” jelas Juni.

Sementara itu, darah yang tidak memenuhi standar kelaikan dipastikan tidak digunakan dan akan dimusnahkan sesuai prosedur limbah medis. 

Proses ini dilakukan oleh pihak berwenang yang menangani limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) guna menjamin keamanan.

Untuk menjaga ketersediaan stok darah, PMI Bondowoso terus mengintensifkan kegiatan donor darah sukarela. 

Selain membuka layanan di kantor, mobil unit donor juga rutin diterjunkan ke berbagai komunitas dan instansi di seluruh wilayah Bondowoso guna menjangkau lebih banyak pendonor. 

“Kami keliling ke kelompok-kelompok, donor darah sukarela, di seluruh Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia