Advertisement
Kuliner

Es Teler Durian Mbak Yani Indragiri Kota Batu, Murah dan Enak Dilidah

Menikmati udara sejuk Kota Batu rasanya belum lengkap tanpa mencicipi kuliner segar yang menjadi favorit warga. Salah satunya adalah Es Teler Durian Mbak Yani di Jalan Indragiri No. 89, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu.

TIMES Indonesia,
Es Teler Durian Mbak Yani Indragiri Kota Batu, Murah dan Enak Dilidah
Es teler durian mbak Yani  Foto : Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia
A-AA+

BATU Menikmati udara sejuk Kota Batu rasanya belum lengkap tanpa mencicipi kuliner segar yang menjadi favorit warga. Salah satunya adalah Es Teler Durian Mbak Yani di Jalan Indragiri No. 89, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. 

Meski tempat yang sederhana, warung ini hampir tak pernah kehilangan pelanggan berkat cita rasa yang konsisten dan harga yang tetap bersahabat.

Advertisement

Semangkuk es teler racikan Mbak Yani berisi potongan alpukat, kelapa muda, nangka, agar-agar, dan lainnya dengan siraman susu manis yang dipadukan dengan daging durian. 

Kombinasi tersebut menghasilkan rasa manis yang pas dengan sensasi dingin yang menyegarkan. Menariknya, satu porsi hanya dibanderol mulai Rp7 ribu, harga yang sulit ditemukan di kawasan wisata.

Di tengah menjamurnya kafe dan tempat makan modern, Es Teler Durian Mbak Yani tetap mempertahankan konsep sederhana yang mengutamakan rasa. Justru kesederhanaan itulah yang membuat warung ini terus bertahan dan menjadi langganan banyak orang.

Bagi penikmat kuliner tradisional, semangkuk Es Teler Durian Mbak Yani bukan sekadar pelepas dahaga. Di balik harganya yang ramah di kantong, tersimpan cita rasa yang membuat banyak pelanggan selalu menyempatkan diri untuk kembali setiap kali berkunjung ke Kota Batu.

Dian, warga Desa Punten, mengaku sengaja mampir setelah mendengar informasi dari teman-temannya. Menurutnya, rasa yang disajikan jauh melampaui harganya.

Advertisement

“Awalnya tidak menyangka karena harganya cuma Rp7 ribu. Setelah dicoba ternyata enak. Gula manisnya kayak berbeda. Sangat worth it kalau disantap siang hari yang panas," katanya.

Pendapat serupa disampaikan Pratiwi, warga Kota Batu yang sudah beberapa tahun menjadi pelanggan.

"Saya sering mampir sepulang kerja. Rasanya tidak berubah, tetap segar dan porsinya pas. Dengan harga Rp7 ribu, menurut saya ini salah satu kuliner paling ekonomis di Kota Batu," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia