Advertisement
Olahraga

Borneo FC Hancurkan Persebaya Surabaya dengan Skor Telak 5-1

Tuan rumah Borneo FC mencatat kemenangan besar 5-1 saat menjamu Persebaya Surabaya.

TIMES Indonesia,
Borneo FC Hancurkan Persebaya Surabaya dengan Skor Telak 5-1
Pemain Borneo FC Mariano Peralta dikawal ketat bek Persebaya Surabaya Koko Ari. Skor berakhir 5-1. (FOTO: Instagram @borneofc.id)
A-AA+

SAMARINDA Borneo FC tampil luar biasa dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan melibas Persebaya Surabaya lewat skor mencolok 5-1. 

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Segiri Samarinda pada Sabtu malam (7/3/2026), tim berjuluk Pesut Etam tersebut menunjukkan dominasi mutlak sejak peluit awal dibunyikan.

Advertisement

Kemenangan ini membawa Borneo FC kokok di posisi dua klasemen dengan nilai 53, atau terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung. Sedangkan Persebaya tertahan di posisi 6 dengan nilai 39.

.Dominasi tuan rumah tercermin jelas dari penguasaan bola yang mencapai 62 persen berbanding 38 persen milik tim tamu. 

Serangan demi serangan yang dibangun secara sistematis membuat barisan pertahanan Persebaya kewalahan. 

Keran gol dibuka oleh J. Villa pada menit ke-15 yang kemudian menggandakan keunggulannya di menit ke-59. 

Tak berhenti di situ, Mariano Peralta Bauer menambah keunggulan pada menit ke-62, disusul gol K. Obieta menit ke-68, dan ditutup oleh gol telat M. Astina di masa tambahan waktu. 

Advertisement

Sementara itu, Bajul Ijo hanya mampu membalas satu gol hiburan melalui aksi Leonardo Silva Lelis pada menit ke-73.

Pertandingan berlangsung cukup keras dengan intensitas tinggi yang memaksa wasit Nurcahya B.Y. mengeluarkan beberapa kartu kuning. 

Persebaya tercatat menerima empat kartu kuning, termasuk untuk Koko Ari Araya dan Riyan Ardiansyah, sementara Borneo FC bermain lebih disiplin dengan hanya mengantongi satu kartu kuning. 

Efektivitas serangan tuan rumah juga sangat menonjol dengan total 18 tembakan, di mana 9 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Strategi pergantian pemain yang dilakukan pelatih F. Lefundes terbukti jitu dalam menjaga ritme permainan Borneo FC. 

Masuknya pemain seperti D. Michiels dan Cleyton memberikan energi baru di lini tengah dan belakang. 

Sebaliknya, upaya F. Bernardo Tavares untuk merombak formasi Persebaya dengan memasukkan tenaga baru belum mampu membendung aliran serangan cepat tuan rumah. 

Kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi kubu Surabaya yang kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi dari lini tengah lawan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia