Advertisement
Pemerintahan

Sekda Kabupaten Malang Minta ASN Tinggalkan Ego Sektoral dan Perkuat Kolaborasi

Sekda Kabupaten Malang Budiar mengajak ASN meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah demi mendukung keberhasilan pembangunan.

TIMES Indonesia,
Sekda Kabupaten Malang Minta ASN Tinggalkan Ego Sektoral dan Perkuat Kolaborasi
Sekda Kabupaten Malang Budiar saat menyerahkan SK kenaikan pangkat pada salah satu ASN Pemkab Malang, Senin (27/7/2026). (Istimewa)
A-AA+

MALANG Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah. Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Pesan tersebut disampaikan Budiar saat memimpin Apel Pagi Pemerintah Kabupaten Malang di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (27/7/2026), mewakili Bupati Malang HM Sanusi. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat periode Agustus kepada 115 pegawai negeri sipil (PNS) serta SK pensiun kepada 60 PNS yang memasuki masa purna tugas.

Advertisement

Dalam arahannya, Budiar menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kabupaten Malang sangat bergantung pada kekompakan seluruh OPD.

"Keberhasilan pembangunan Kabupaten Malang tidak dapat dicapai secara parsial," ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dan meninggalkan ego sektoral agar target pembangunan daerah dapat diwujudkan secara optimal.

Kenaikan Pangkat Harus Diikuti Peningkatan Kinerja

Selain menyoroti pentingnya kolaborasi, Budiar menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan administratif. Menurutnya, promosi tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas kerja dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kenaikan pangkat merupakan penghargaan atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan," katanya.

Advertisement

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus dijawab dengan kinerja yang lebih baik.

"Saya instruksikan agar saudara langsung membuktikan tantangan ini dengan meningkatkan kinerja. Bekerjalah lebih cepat, lebih cerdas, dan ciptakan terobosan baru di unit kerja masing-masing," tegasnya.

Budiar juga mengingatkan seluruh ASN agar terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, disiplin dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk kehadiran dalam apel pagi, dan harus tercermin dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Saya menegaskan bahwa apel pagi merupakan cerminan awal kedisiplinan ASN," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila aparatur bekerja secara bertanggung jawab, bebas dari praktik pungutan liar, serta mengedepankan prinsip pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.

Apresiasi bagi ASN Berprestasi dan Purnatugas

Pada kesempatan yang sama, Budiar menyampaikan apresiasi kepada 60 ASN yang memasuki masa purna tugas. Menurutnya, pensiun bukanlah akhir dari pengabdian kepada bangsa dan daerah.

Ia menilai pengalaman, pengetahuan, dan kebijaksanaan yang dimiliki para purnatugas tetap menjadi modal berharga untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat.

Selain penyerahan SK kenaikan pangkat dan pensiun, Pemerintah Kabupaten Malang juga memberikan Penghargaan ASN Bestari kepada peraih Juara I Tilawah Al-Qur'an Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada ASN yang dinilai mampu menjadi teladan melalui integritas, kompetensi, serta dedikasi dalam menjalankan tugas.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia