Advertisement
Pendidikan

Kemendikdasmen Kucurkan Rp105 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Lombok Timur

Kemendikdasmen rampungkan 100 persen program revitalisasi dan digitalisasi sekolah 2025 di Lombok Timur dengan total anggaran mencapai Rp105 miliar.

TIMES Indonesia,
Kemendikdasmen Kucurkan Rp105 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Lombok Timur
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Muti saat acara peresmian revitalisasi sekolah di Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB di Lombok Timur, Minggu (17/5/2026). (Foto: ANTARA/Akhyar Rosidi)
A-AA+

lombok timur Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp105 miliar untuk revitalisasi sekolah di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah ini diambil demi mendongkrak mutu pendidikan di wilayah tersebut.

"Revitalisasi sekolah ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam AstaCita keempat yaitu membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat acara peresmian revitalisasi satuan pendidikan di Lombok Timur, Minggu.

Advertisement

Abdul Mu'ti mengapresiasi kesuksesan acara peresmian yang disiapkan dalam waktu singkat tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi cerminan dari kebahagiaan serta sinergi yang berjalan baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

"Dua program utama yang dijalankan Kemendikdasmen adalah revitalisasi dan digitalisasi sekolah," kata Mendikdasmen.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pada tahun 2025 Kemendikdasmen mengalokasikan bantuan revitalisasi untuk 531 sekolah yang tersebar di wilayah NTB dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Total nilai anggaran yang digelontorkan mencapai Rp527,575 milar.

"Rinciannya PAUD 69 sekolah, SD 227, SMP 107, SMA 60, SMK 17, SLB 20, dan PKBM/SKB 11 sekolah," kata Mendikdasmen.

Khusus di Kabupaten Lombok Timur, program peningkatan sarana fisik ini menyasar 87 sekolah dengan porsi anggaran sebesar Rp105 miliar.

Advertisement

"Program revitalisasi sekolah itu terdiri dari PAUD 7 sekolah, SD 36, SMP 19, SMA 9, SMK 12, dan SLB 4 sekolah," ucap Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Selain perbaikan fasilitas fisik, pemerintah juga menggenjot program digitalisasi. Kemendikdasmen tercatat telah mendistribusikan 7.080 perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Pintar (PID) ke berbagai sekolah di NTB dengan nilai total Rp236,168 miliar.

"Di Lombok Timur saja, 1.739 IFP telah disalurkan dengan nilai Rp47,179 miliar. Seluruh proses revitalisasi dan digitalisasi 2025 telah selesai 100 persen," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Di sisi lain, Abdul Mu'ti menggarisbawahi tiga pilar krusial untuk memajukan dunia pendidikan, yakni pola pikir (mindset) untuk maju, mental yang kuat, serta misi yang tulus. Ia mengingatkan bahwa megahnya sarana prasarana dan canggihnya teknologi akan sia-sia tanpa adanya guru yang berkualitas serta semangat belajar dari siswa.

“Guru adalah kunci, teknologi penting, sarana penting, tapi guru tidak bisa digantikan. Karena itu kami fokus pada kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru,” kata Mendikdasmen.

Ia berharap seluruh bantuan fasilitas, sarana prasarana, hingga perangkat IFP tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak sekolah dan para guru.

"Dengan kerja sama semua pihak, Kemendikdasmen menargetkan terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua sesuai arahan Presiden melalui AstaCita keempat," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia