Advertisement
Pendidikan

Progres Capai 55 Persen, Bupati Gresik Targetkan Sekolah Rakyat Sidayu Rampung Juni 2026

Bupati Gresik Gus Yani bersama Forkopimda meninjau proyek Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sidayu. Progres capai 55 persen, siap beroperasi Juli 2026.

TIMES Indonesia,
Progres Capai 55 Persen, Bupati Gresik Targetkan Sekolah Rakyat Sidayu Rampung Juni 2026
Kapolres Gresik bersama Dandim Gresik saat sidak pekerjaan proyek sekolah rakyat di Sidayu. (Foto: Polres Gresik for TIMES Indonesia)
A-AA+

Gresik Pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terus dikebut. Saat ini, progres pengerjaan fisik gedung utama tersebut telah mencapai 55 persen.

Perkembangan proyek tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dan Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, di lokasi pembangunan pada Rabu (20/5/2026).

Advertisement

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Sekolah Rakyat Gresik, M. Akhbar Ansyari, mengatakan bahwa proyek yang dibangun di atas lahan seluas enam hektare ini menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pihak kontraktor pelaksana dari PT Waskita Karya menargetkan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu pada Juni 2026.

“Hingga pertengahan Mei 2026, progres pembangunan fisik telah mencapai 55 persen. Kami optimistis konstruksi utama dapat diselesaikan sesuai target pada Juni 2026,” ujar Akhbar.

Siap Tampung Anak dari Keluarga Kurang Mampu

Usai menerima pemaparan progres, rombongan Forkopimda Kabupaten Gresik langsung melanjutkan peninjauan lapangan guna memastikan kualitas bangunan.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.

“Jika tidak ada kendala, Juli 2026 kegiatan belajar mengajar sudah bisa dimulai,” tegas Gus Yani.

Advertisement

Melalui kehadiran Sekolah Rakyat ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan anak-anak dari keluarga miskin mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mengenyam pendidikan di sekolah yang bagus, representatif, dan memiliki kualitas bertaraf internasional,” ungkapnya.

Pengawalan Program Strategis Nasional

Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan komitmen Polri dalam mengawal setiap program strategis pemerintah, khususnya yang berdampak langsung kepada masyarakat luas.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar menghadirkan fasilitas fisik pendidikan, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul.

“Pendidikan merupakan instrumen strategis pembangunan bangsa. Kehadiran Sekolah Rakyat membuka akses dan kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus memperkuat fondasi sumber daya manusia Indonesia yang unggul,” pungkas AKBP Ramadhan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia