Advertisement
Pendidikan

Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Kepala SMPN 1 Borobudur Magelang Ajak Siswa Bijak Gunakan Gawai

Momentum ini dimanfaatkan sekolah untuk mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sekaligus mendorong siswa mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

TIMES Indonesia,
Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Kepala SMPN 1 Borobudur Magelang Ajak Siswa Bijak Gunakan Gawai
Miftah Habi Yuniarto, S.Pd., M.Pd, saat memberikan amanatnya dalam apel pagi rutin yang dirangkai dengan Peringatan Hari Anak Nasional. (FOTO: Hermanto/TIMES Indonesia)
A-AA+

MAGELANG Suasana lapangan upacara SMPN1 Borobudur, Kabupaten Magelang pada Kamis (23/7/2026), tampak berbeda dari biasanya.

Apel pagi rutin yang diikuti seluruh murid, guru, dan karyawan sekolah, kali ini dirangkai dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Advertisement

Momentum tersebut dimanfaatkan sekolah untuk mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sekaligus mendorong peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Hal ini menjadikan pekan Magelang Hebat, di sekolah itu menjadi lebih bermakna.

Pj Kepala SMPN 1 Borobudur, Miftah Habi Yuniarto, dalam amanatnya menekankan bahwa telepon genggam telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak.

Namun, kemajuan teknologi itu harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi dan mengendalikan diri. 

Menurutnya, gawai semestinya menjadi sarana belajar, berkreasi, dan berkomunikasi secara positif, bukan justru menimbulkan persoalan baru. Ia menegaskan, anak-anak harus mampu menggunakan gawai secara bijak.

Advertisement

"Manfaatkan untuk belajar, mencari informasi yang bermanfaat, dan mengembangkan potensi diri. Jangan sampai teknologi yang seharusnya membantu justru merugikan masa depan kalian," ujar Miftah di hadapan peserta apel.

Ia menjelaskan, pemerintah juga telah memberikan perhatian terhadap perlindungan anak di ruang digital. Salah satunya melalui UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang, Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-undang tersebut mengamanatkan perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun dampak negatif perkembangan teknologi informasi.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat upaya mewujudkan ruang digital yang aman bagi anak melalui berbagai kebijakan dan edukasi literasi digital.

Dalam amanatnya, Miftah turut menyinggung masih adanya penyimpangan penggunaan telepon genggam di kalangan usia pelajar.

Ia menyebut, berbagai persoalan seperti perundungan siber, penyebaran konten yang tidak pantas, hingga penyalahgunaan media sosial masih kerap melibatkan anak-anak usia sekolah.

"Jangan sampai ikut-ikut masuk dalam grub WhatsApp yang mengarah ke hal-hal negatif," imbuhnya.

Fenomena itu juga menjadi perhatian di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Magelang, sehingga diperlukan peran bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk melakukan pendampingan.

Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya melalui aturan sekolah.

Yang lebih penting adalah membangun kesadaran setiap anak agar mampu bertanggung jawab atas setiap aktivitasnya di dunia digital. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga warga digital yang beretika.

Peringatan Hari Anak Nasional di SMPN 1 Borobudur pun menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi.

Melalui kegiatan sederhana yang dipadukan dengan apel pagi, sekolah berharap para siswa semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai anak Indonesia, sekaligus mampu memanfaatkan kemajuan digital secara sehat, aman, dan produktif demi meraih prestasi di masa depan.  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Hermanto
PenulisHermantoSarjana Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Tidar (lulus 1995). Bergabung di TIMES Indonesia, Agustus, 2023. Meliput, peristiwa lokal/ daerah, kuliner daerah dan evergreen.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia