Seminar Bahtsul Masail, Cara Ma'had Aly At-Tarmasi Pacitan Asah Ijtihad Kolektif
Forum diskusi ilmiah berbasis turats ini menjadi ajang mengasah kemampuan ijtihad jam’i atau pemikiran hukum Islam secara kolektif untuk merespons dinamika hukum Islam kontemporer.
PACITAN – Ma’had Aly At-Tarmasi Pacitan menggelar Seminar Bahtsul Masail di aula kampus setempat, Kamis (23/7/2026) malam.
Forum diskusi ilmiah berbasis turats ini menjadi ajang mengasah kemampuan ijtihad jam’i atau pemikiran hukum Islam secara kolektif untuk merespons dinamika hukum Islam kontemporer.
Agenda akademik tersebut merupakan bentuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari program Mustamirru.
Tak hanya mahasantri, siswa kelas III Madrasah Aliyah Mu'adalah Perguruan Islam Pondok Tremas turut diundang sebagai peserta.
Ajang ini dimanfaatkan para siswa madrasah aliyah untuk menyelami lebih jauh tradisi akademik dan metodologi pemikiran hukum ala Ma'had Aly.
Sepanjang sesi, jalannya diskusi berlangsung hidup namun tetap khidmat, ditandai dengan tingginya antusiasme peserta yang aktif bertukar gagasan.
Pemateri seminar, Aziez Syaifuddin, menegaskan kekuatan metode Bahtsul Masail yang mengakar kuat di tradisi keilmuan pesantren.
Menurutnya, pendekatan kolektif inilah yang membuat pesantren selalu siap menjawab persoalan keumatan yang terus berkembang.
"Ketika ingin mempelajari hukum-hukum Islam, solusinya adalah Bahtsul Masail, karena di dalamnya terdapat proses ijtihad jam'i," ungkap Aziez di hadapan para peserta.
Sementara itu, Ketua Panitia Mustamirru, Atilal Syarofurrahman, mengapresiasi kerja keras para mahasantri baru yang sukses mengonsolidasikan acara hingga tuntas secara mandiri.
Ia menekankan bahwa forum semacam ini punya dampak besar bagi kapasitas kritis para mahsantri.
"Terima kasih telah melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas yang kami berikan," ucap Atilal.
"Seminar Bahtsul Masail bukan sekadar agenda formal, tetapi sarana mengasah kemampuan analisis, argumentasi, dan kerja kolektif dalam merespons berbagai persoalan keagamaan di tengah masyarakat," tegasnya.
Lewat gelaran Bahtsul Masail tersebut, Ma'had Aly At-Tarmasi Pacitan siap menjadi laboratorium pencetak solusi keumatan yang kritis dan kolaboratif. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


