Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk Sidoarjo Senilai Rp71 Miliar Capai 92 Persen
Pemkab Sidoarjo menargetkan pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk tuntas 14 Februari. Meski progres capai 92%, kontraktor tetap dikenakan denda keterlambatan.

Sidoarjo – Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk sudah mencapai 92 persen. Pemkab Sidaorjo menargetkan 14 Februari semua pekerjaan dan finishing bangunan tuntas.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo optimis sisa delapan persen bangunan dapat diselesaikan dalam 4 hari kedepan.
“Sampai saat ini, pihak kontraktor tidak ada permintaan penambahan waktu pekerjaan, ya semoga 14 Februari besok sudah tuntas,” kata Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Makhmud, Rabu (11/2/2026).
Makhmud yang baru menjabat sebagai Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo itu menuturkan bahwa delapan persen pekerjaan yang belum selesai itu bagian atas bangunan. “Tinggal perbaikan sedikit dan finishing saja,” tambahnya.
Dia menambahkan untuk mesin pompa sudah sedang proses pemasangan, diperkirakan dalam dua hari kedepan selesai. “Pemasangan listrik dan genset sudah selesai,” tegasnya.
Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk ini menelan anggaran daerah sebesar Rp71 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Barokah Abadi dan seharusnya rampung pada 26 Desember 2025.
Karena tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja, maka CV Barokah Abadi sebagai kontraktor pelaksana dikenakan denda sekitar Rp7 juta per hari.
“Kalau denda tetap berjalan, sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkapnya.
Pembangunan rumah pompa puluhan miliar tersebut merupakan upaya pengendalian banjir yang kerap terjadi di Kawasan Kecamatan Candi dan Tanggulangin.
“Rumah pompa ini, aliran sungai di kali Mbah Gepuk bisa terkendali. Ketika hujan deras tidak langsung meluap dan membanjiri rumah warga,” tegas Makhmud.
Dalam upaya menanggulangi banjir di kawasan tersebut, Pemkab Sidoarjo juga gencar melakukan normalisasi sungai hingga ke muara.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan aliran air tetap lancar, sehingga rumah pompa dapat bekerja optimal dan lebih fleksibel saat terjadi curah hujan tinggi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

