PMJ Apresiasi Kapolda Metro Jaya Konsolidasikan 10 Ribu Elemen Warga
Ketua Umum PMI Jakarta Charles Gilbert apresiasi Kapolda Metro Jaya atas Apel Siaga Kamtibnas yang melibatkan 10.000 peserta. Kegiatan ini dinilai strategis jaga stabilitas keamanan dan persatuan jelang Ramadan 1447 H.

SIDOARJO – Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Jakarta (PMJ) Charles Gilbert menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri atas inisiatif penyelenggaraan Apel Siaga Kamtibnas “Jaga Jakarta untuk Indonesia 2026”.
Apel ini dinilai sebagai langkah strategis menjaga stabilitas keamanan dan persatuan masyarakat menjelang Ramadan 1447 Hijriyah.
Apel siaga yang digelar oleh Polda Metro Jaya tersebut diikuti sekitar kurang lebih 10.000 peserta dari berbagai unsur masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, pemuda, dan komunitas warga di Jakarta.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab bersama terhadap keamanan lingkungan.
Charles menilai kepemimpinan Kapolda Metro Jaya menunjukkan komitmen nyata dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat, serta pendekatan humanis dalam menjaga ketertiban wilayah metropolitan yang kompleks dan dinamis.
“Kami mengapresiasi Bapak Irjen Pol. Asep Edi Suheri yang mampu menghadirkan semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan ibu kota. Inisiatif ini menunjukkan bahwa stabilitas wilayah dapat terwujud melalui kolaborasi antara aparat dan masyarakat,” ujar Charles, Sabtu (14/2/2026).
Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan apel siaga ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menghadapi potensi gangguan keamanan sosial.
"Nah, khususnya menjelang bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat," sambung Charles.
Melalui tema “Jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia”, seluruh elemen masyarakat diajak untuk menolak hoaks dan provokasi, memperkuat kewaspadaan lingkungan, menjaga komunikasi publik yang menyejukkan, meningkatkan toleransi sosial dan kerukunan antarwarga, serta mempererat persatuan menjelang bulan suci Ramadan.
Menurut Charles, langkah preventif seperti apel siaga kamtibnas merupakan bentuk nyata upaya menjaga stabilitas sosial sejak dini, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi keamanan.
Perhimpunan Masyarakat Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga ketertiban dan persatuan, khususnya di ibu kota sebagai barometer stabilitas nasional di Indonesia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

