Advertisement
Peristiwa Daerah

Bupati Subandi Janjikan Perbaikan Jalan Rusak di Setiabudi Krian, Junwangi dan Kemangsen

Subandi menegaskan, dalam satu minggu ke depan pihaknya memfokuskan perbaikan infrastruktur di kawasan Sidoarjo Barat, meliputi Kecamatan Wonoayu, Krian, Tarik dan sekitarnya.

TIMES Indonesia,
Bupati Subandi Janjikan Perbaikan Jalan Rusak di Setiabudi Krian, Junwangi dan Kemangsen
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau jalan rusak di Jl. Setiabudi Kecamatan Krian bersama M. Nizar, Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sidoarjo Kondisi Jalan Setiabudi, Jagalan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Lubang menganga, genangan air, serta batu-batu lepas membuat jalur tersebut rawan kecelakaan, terlebih menjadi lintasan kendaraan besar dengan mobilitas tinggi.

Aspal tampak berlubang cukup dalam dengan tepi jalan yang sudah hancur. Saat hujan, lubang-lubang itu tertutup genangan sehingga sulit terlihat pengendara.

Advertisement

Bupati Sidoarjo, Subandi, yang meninjau lokasi bersama Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo serta Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M. Nizar, Selasa (17/2/2025), menegaskan, penanganan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

“Jalan ini harus di-overlay atau pelapisan ulang aspal, tidak boleh hanya ditambal. Kalau ditambal, sebentar saja rusak lagi karena ini jalur angkutan besar dengan mobilisasi tinggi,” tegas Subandi.

Perbaikan sementara ditargetkan mulai dikerjakan dalam pekan ini. Sementara itu, Pemkab Sidoarjo juga telah menyiapkan rencana betonisasi sepanjang kurang lebih 500 meter di Jalan Setiabudi yang dijadwalkan pada tahun 2027.

Bupati-Sidoarjo-Subandi-b.jpg

“Untuk yang rusak sekarang, minggu ini mulai diperbaiki. Sedangkan betonisasi kita rencanakan tahun 2027,” ungkapnya.

Advertisement

Tak hanya persoalan jalan berlubang, kawasan tersebut juga kerap dilanda banjir. Genangan air dinilai menjadi salah satu penyebab utama aspal cepat rusak.

Karena itu, Subandi meminta Dinas PUBMSDA segera memperbaiki gorong-gorong dan saluran air serta melakukan normalisasi sungai di sekitar lokasi agar aliran air lancar dan tidak lagi menggenang di badan jalan.

“Normalisasi sungai tetap jalan. Anggarannya kurang lebih Rp15,9 miliar. Kalau saluran lancar, air tidak akan menggenang di aspal,” tambahnya.

Fokus Perbaikan Infrastruktur Sidoarjo Barat

Subandi menegaskan, dalam satu minggu ke depan pihaknya memfokuskan perbaikan infrastruktur di kawasan Sidoarjo Barat, meliputi Kecamatan Wonoayu, Krian, Tarik dan sekitarnya.

“Kami targetkan sebelum mudik Lebaran sudah tuntas. Tidak ada lagi jalan berlubang,” tegasnya.

Selain itu, jalan bergelombang di Kemangsen, tepatnya di depan RPH Krian, juga akan dibeton tahun ini. Kondisinya dinilai sudah tidak layak dan membahayakan pengguna jalan.

“Nanti dibongkar dulu, lalu dibangun beton baru. Karena ini sudah tidak layak,” imbuhnya.

Program betonisasi tahun 2026 juga akan menyasar ruas Jalan Junwangi hingga tembus Jalan Raya Krian.

“Ini sudah masuk pekerjaan tahun ini,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia