Sidak Jalan Rusak Krian, Komisi C DPRD Sidoarjo Dorong Percepatan Betonisasi 2026
Komisi C DPRD Sidoarjo mengapresiasi sidak Bupati Subandi di ruas jalan rusak Krian. M Nizar dorong percepatan betonisasi di Sidoarjo Barat tahun 2026.

Sidoarjo – Komisi C DPRD Sidoarjo mengapresiasi langkah cepat Bupati Sidoarjo, Subandi, yang turun langsung meninjau sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Kecamatan Krian. Beberapa titik yang menjadi sorotan utama antara lain Jalan Setiabudi, Kemangsen, hingga Jabaran, yang dipastikan segera mendapatkan perbaikan.
Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M. Nizar, yang turut mendampingi Bupati dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut menyatakan bahwa keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di wilayah Sidoarjo Barat memang cukup tinggi.
“Hari ini kami turun bersama Pak Bupati untuk mengecek secara langsung kondisi di lapangan. Alhamdulillah, perbaikan akan segera dilaksanakan,” ujar Nizar saat diwawancarai awak media, Selasa (17/2/2026).
Fokus Betonisasi Sidoarjo Barat
Nizar menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan momentum percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah barat Sidoarjo. Ia mengungkapkan terdapat dua proyek besar yang siap digarap tahun ini, yakni betonisasi Jalan Junwangi dan Jalan Kemangsen.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) agar segera melakukan proses lelang supaya pengerjaan tidak terlambat,” tambahnya.

Legislator dari Dapil 4 (Krian, Balongbendo, dan Tarik) ini memberikan catatan khusus untuk proyek di Jalan Kemangsen. Ia meminta agar lapisan beton lama diangkat seluruhnya sebelum dilakukan pengecoran baru. Menurutnya, jika lapisan lama tidak dibongkar, konstruksi jalan akan mudah goyang dan rentan kembali rusak. Usulan tersebut diklaim telah disetujui oleh bupati.
Evaluasi Proses Lelang
Selain teknis pengerjaan, Nizar menyoroti evaluasi proyek tahun-tahun sebelumnya yang kerap mengalami keterlambatan akibat molornya proses lelang. Ia berharap manajemen proyek tahun ini jauh lebih tertata.
“Dulu lelang sering molor karena perencanaan tidak dimulai sejak awal. Untuk tahun 2026 ini, perencanaan sudah dimulai sejak triwulan I, sehingga triwulan II pengerjaan sudah bisa dilaksanakan,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.
Ia berharap pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata dan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. Nizar menginginkan Sidoarjo Barat mendapatkan porsi pembangunan yang setara guna memastikan aksesibilitas masyarakat tetap layak dan aman.
“Harapan saya, pembangunan di Sidoarjo, khususnya Sidoarjo Barat, bisa merata. Program jalan halus ini menjadi komitmen yang kami dorong kepada pemerintah daerah demi kesejahteraan warga,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

