Advertisement
Peristiwa Daerah

Lima Fakta Kabut Maut di Majalengka: Tragedi Elf Masuk Jurang yang Menewaskan 6 Orang

Elf Z 7012 CN masuk jurang di jalur ekstrem Cingambul, Majalengka. Enam dari 21 penumpang tewas. Kelelahan sopir dan kabut tebal diduga jadi penyebab.

TIMES Indonesia,
Lima Fakta Kabut Maut di Majalengka: Tragedi Elf Masuk Jurang yang Menewaskan 6 Orang
Petugas evakuasi kecelakaan mobil (FOTO: Istimewa)
A-AA+

MAJALENGKA Elf Microbus bernomor polisi Z 7012 CN yang masuk jurang di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Majalengka, memunculkan kisah duka. Detik-detik sebelum tragedi itu terjadi, jalan menurun dan berkelok seolah menjadi ujian terakhir. Dalam jarak pandang yang nyaris tak lebih dari lima meter, kendaraan berpenumpang 21 orang itu terus melaju hingga akhirnya kehilangan kendali. 

Mobil yang ditumpangi rombongan keluarga asal Karawang itu oleng ke kanan, keluar dari badan jalan, lalu terperosok ke dalam jurang. Dalam sekejap, kendaraan terguling dengan posisi roda di atas. Sunyi malam pecah oleh dentuman keras. Tragedi itu menyisakan duka mendalam.

Advertisement

Berikut lima fakta yang mengungkap wajah kelam kecelakaan maut tersebut:

1. Enam Nyawa Tak Terselamatkan
Dari total 21 penumpang, enam orang dinyatakan meninggal dunia. Tiga di antaranya menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian, termasuk sang pengemudi. Sementara tiga lainnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sebuah kehilangan yang tak tergantikan bagi keluarga yang ditinggalkan.

2. Perjalanan Panjang yang Berujung Lelah
Rombongan diketahui telah melakukan perjalanan sejak hari sebelumnya. Jarak tempuh yang panjang, ditambah aktivitas wisata, diduga menguras stamina pengemudi hingga kelelahan tak terhindarkan.

3. Kabut Tebal dan Jalan Licin Jadi Kombinasi Mematikan
Cuaca malam itu bukan sekadar dingin. Kabut tebal membatasi pandangan hingga hanya sekitar lima meter, sementara jalanan basah membuat kendaraan sulit dikendalikan. Kombinasi ini menjadi faktor yang memperparah kecelakaan.

4. Jalur Ekstrem yang Menuntut Kewaspadaan Tinggi
Lokasi kejadian dikenal sebagai jalur rawan dengan turunan curam dan tikungan tajam. Medan seperti ini membutuhkan konsentrasi penuh, sedikit lengah, risiko besar menanti.

Advertisement

5. Evakuasi Dramatis di Tengah Gelap Malam
Petugas kepolisian bersama warga setempat bergerak cepat mengevakuasi korban dari dalam jurang. Dalam kondisi minim cahaya dan medan sulit, satu per satu korban berhasil dikeluarkan dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya, Selasa (24/3/2026), menegaskan bahwa faktor kelelahan menjadi dugaan utama penyebab kecelakaan, diperparah oleh kondisi cuaca dan medan jalan.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (23/3/2026) ini bukan sekadar kecelakaan, ia adalah pengingat sunyi bahwa di balik setiap perjalanan, ada batas yang tak boleh dipaksakan.

Di jalanan yang gelap dan berliku, keselamatan bukan hanya soal keterampilan, tapi juga kesadaran untuk berhenti sejenak… sebelum segalanya terlambat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia