Advertisement
Peristiwa Daerah

Tangan Cedera, Kapolres Majalengka Pimpin Olah TKP Laka Maut Travel Elf

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, meski cedera, memimpin olah TKP kecelakaan maut Elf di Cingambul yang tewaskan 6 pemudik, wujud dedikasi dan prioritas keselamatan publik.

TIMES Indonesia,
Tangan Cedera, Kapolres Majalengka Pimpin Olah TKP Laka Maut Travel Elf
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi dan tim TAA Ditlantas Polda Jabar melakukan oleh TKP tragedi kecelakaan maut travel Elf. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)
A-AA+

MAJALENGKA Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi tetap berdiri di garis depan meski tangan kanannya terbalut penyangga akibat cedera. Ia hadir langsung di lokasi kecelakaan maut Elf, memimpin pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di perbukitan Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.dengan penuh keteguhan.

Sorot matanya tajam. Wajahnya menahan rasa sakit. Namun tak ada keraguan dalam setiap langkahnya saat menyusuri jalur sempit dan berliku di lokasi kejadian. Di titik inilah, sebuah mobil travel jenis Elf yang membawa 21 pemudik asal Rengasdengklok, Karawang, terperosok ke jurang, merenggut enam nyawa dan melukai belasan lainnya.

Advertisement

Tanpa banyak kata, Kapolres terus bergerak. Ia berdiskusi dengan anggota, mengamati titik jatuh kendaraan, hingga memastikan setiap proses penyelidikan berjalan maksimal. Baginya, kondisi fisik bukan alasan untuk berhenti menjalankan tanggung jawab.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Semua harus ditangani dengan serius dan profesional," tegas AKBP Rita Suwadi di sela kegiatan, Rabu (25/3/2026)

Olah TKP ini melibatkan Unit Gakkum Satlantas Polres Majalengka bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Gakkum Dirlantas Polda Jawa Barat, yang digelar pada Rabu, 24 Maret 2026.

Dengan pendekatan ilmiah dan teknologi, tim TAA melakukan analisis menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, mulai dari kondisi kendaraan, faktor jalan, hingga kemungkinan kelalaian manusia.

Di tengah medan yang menantang, Kapolres terus memantau setiap detail. Ia bukan hanya hadir sebagai pimpinan, tetapi juga menjadi simbol keteguhan, bahwa tugas kemanusiaan tak mengenal rasa sakit.

Advertisement

Kecelakaan tragis ini diduga dipicu oleh kelelahan pengemudi yang diperparah kondisi cuaca. Namun, kepastian penyebab masih menunggu hasil analisis mendalam dari tim TAA.

Proses evakuasi korban telah selesai dilakukan, sementara korban luka kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban, namun di balik itu, kerja keras aparat kepolisian menjadi harapan untuk mengungkap kebenaran.

Di jalan sunyi Cingambul, Kabupaten Majalengka itu, satu pesan kuat tertinggal, di balik seragam dan pangkat, ada dedikasi tanpa batas. Bahkan saat tubuh melemah, tanggung jawab tetap berdiri tegak.

Diketahui, kecelakaan tragis ini terjadi pada Senin (23/3/2026) malam, ketika mobil Elf yang mengangkut 21 pemudik asal Rengasdengklok, Karawang, terjun ke jurang di wilayah Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Majalengka, dan menyebabkan enam orang meninggal dunia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia