Advertisement
Peristiwa Daerah

Cari Batu untuk Makam Nenek, Bocah di Cilaku Cianjur Malah Tenggelam

Bocah berusia delapan tahun tersebut dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret arus sungai yang cukup deras, pada Minggu siang (5/4/2026).

TIMES Indonesia,
Cari Batu untuk Makam Nenek, Bocah di Cilaku Cianjur Malah Tenggelam
Bocah di Cilaku Cianjur tewas tenggelam usai mencari batu (FOTO: Istimewa)
A-AA+

CIANJUR Peristiwa memilukan menimpa seorang siswa kelas 3 sekolah dasar bernama Ridwan di aliran sungai dekat Curug, wilayah Kampung Kebon Mangu, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Bocah berusia delapan tahun tersebut dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret arus sungai yang cukup deras, pada Minggu siang (5/4/2026).

Advertisement

Kejadian ini bermula saat korban bersama dua orang rekannya mendatangi area sungai dengan maksud yang menyentuh hati, yakni mencari batu-batu kecil untuk menghiasi makam sang nenek.

Kepala Desa Ciharashas, Heru Haryanto, menjelaskan bahwa kronologi bermula ketika ketiga anak tersebut sedang bermain di pinggir sungai sembari mengumpulkan batu.

Ridwan kemudian memutuskan untuk langsung masuk ke dalam air dan berenang. Namun nahas, kondisi air sungai yang memiliki pusaran cukup kuat membuat tubuh korban tidak mampu bertahan dan seketika tersedot ke bagian dalam air.

Sementara itu, dua rekan korban yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan namun tidak berdaya menghadapi kuatnya arus, hingga akhirnya mereka berhasil menyelamatkan diri ke tepian.

Mendapati laporan adanya warga yang hilang, tim gabungan dari BPBD, Damkar, Basarnas, serta aparat kepolisian segera bergerak melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.

Advertisement

"Proses evakuasi ini juga melibatkan partisipasi aktif warga dari berbagai kampung sekitar, seperti Kampung Cipanas, Kebon Baru dan lainnya," ujarnya menjelaskan.

Heru Haryanto menambahkan bahwa laporan kejadian segera diteruskan ke pihak desa, Polsek Cilaku, hingga tingkat kecamatan untuk mempercepat upaya penyelamatan di lapangan.

Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, upaya tim penolong akhirnya membuahkan hasil meskipun dalam suasana duka yang mendalam.

Dalam hal ini Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana, mengonfirmasi bahwa jasad korban telah berhasil ditemukan sore harinya dalam kondisi sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Disampaikan juga oleh AKP Isep bahwa korban telah dibawa ke puskesmas lalu ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak di sekitar aliran air. Mengingat cuaca ekstrem, debit air dapat meningkat sewaktu-waktu secara drastis," tandasnya.

Kepergian almarhum meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi pihak keluarga dan masyarakat setempat, terutama mengingat niat mulianya untuk berbakti kepada mendiang sang nenek sebelum musibah tersebut terjadi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia