Advertisement
Peristiwa Daerah

Anggota Komisi E DPRD Jatim Ingatkan Bahaya Disinformasi, Soroti Nasib Guru Nonsertifikasi

Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso mengingatkan masyarakat untuk menyaring informasi di medsos serta menyerap aspirasi warga Surabaya.

TIMES Indonesia,
Anggota Komisi E DPRD Jatim Ingatkan Bahaya Disinformasi, Soroti Nasib Guru Nonsertifikasi
Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso saat reses di Sukodono, Ampel, Surabaya, Selasa (28/7/2026). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengingatkan masyarakat untuk cerdas dalam menyaring informasi di tengah derasnya arus media sosial. Maraknya disinformasi, terutama terkait kebijakan pemerintah, dinilai berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Cahyo usai menggelar kegiatan reses di Jalan Sukodono V, kawasan Sunan Ampel, Surabaya, Selasa (28/7/2026). Ia menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan karakter generasi muda.

Advertisement

Menurutnya, kecepatan arus informasi di era digital merupakan kebutuhan sekaligus tantangan yang harus dihadapi dengan kemampuan berpikir kritis.

"Informasi dari media sosial harus betul-betul mampu kita telaah dan kita cermati betul atau tidaknya sesuai fakta yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat kita," ujar Cahyo.

Politisi Partai Gerindra tersebut menilai, informasi di ruang digital wajib diverifikasi sebelum dipercaya atau disebarluaskan. Penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu stabilitas sosial.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi pribadi cerdas secara intelektual sekaligus memiliki karakter kuat berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

"Sudah kami sampaikan kepada masyarakat agar khususnya generasi muda kita bisa menjadi generasi yang berkualitas dan berintelektual, tetapi memiliki kepribadian sesuai nilai-nilai Pancasila, yaitu tenggang rasa, saling menghormati, dan cinta Tanah Air," katanya.

Advertisement

Serap Aspirasi Guru dan Layanan BPJS

Selain mengedukasi literasi digital, Cahyo juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Salah satu persoalan utama yang disampaikan warga adalah kesejahteraan guru nonsertifikasi yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya itu menegaskan, pihaknya akan terus mendorong pembahasan regulasi guna mempercepat proses sertifikasi guru demi meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Kita kaji regulasi yang mampu memberikan kecepatan sertifikasi sehingga dapat mendorong mereka naik kelas dan meningkatkan pendapatan," ucapnya.

Aspirasi lain yang diterima berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Sejumlah warga mengeluhkan akses layanan BPJS Kesehatan yang dinilai belum optimal, serta memberikan masukan terkait pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sosialisasi Program Prioritas Pemerintah

Pada kesempatan yang sama, Cahyo menyosialisasikan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Ia menjelaskan, program-program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan, gizi, dan kesehatan.

Cahyo berharap masyarakat dapat memanfaatkan seluruh program pemerintah tersebut secara maksimal.

"Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia," pungkas Cahyo Harjo Prakoso. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia