Gebyar Prestasi, Ratusan Siswa Gresik Unjuk Kemampuan Bahasa Inggris
Ajang ini tidak hanya menjadi tempat meraih prestasi, tetapi juga wadah bagi anak-anak Gresik untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris dan keberanian tampil di depan umum.
GRESIK – Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memadati Atrium Gresmall Kabupaten Gresik. Mereka menunjukkan kemampuan bahasa Inggris melalui ajang gebyar prestasi yang digelar Gresik English Center (GEC).
Kompetisi yang memasuki tahun ketiga ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri tampil di depan publik menggunakan bahasa Inggris.
Founder Gresik English Center, Ella Vinatasari mengatakan sebanyak 250 peserta dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA ambil bagian.
Dari total peserta tersebut sekitar 200 siswa mengikuti Olimpiade Bahasa Inggris. Sementara sekitar 50 peserta ambil bagian dalam kategori Speaking Challenge yang meliputi Story Telling dan Speech Contest.
“Ajang ini tidak hanya menjadi tempat meraih prestasi, tetapi juga wadah bagi anak-anak Gresik untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris dan keberanian tampil di depan umum,” ujar Ella.
Menurut Ella, kemampuan public speaking dalam bahasa Inggris perlu terus diasah melalui berbagai kompetisi. Dengan semakin sering tampil, perkembangan kemampuan siswa akan terlihat.
“Kami melihat banyak peserta yang dari tahun ke tahun mengalami perkembangan luar biasa karena mereka memiliki jam terbang tampil di depan umum. Itu yang ingin terus kami dorong,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, para peserta juga memperoleh sertifikat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.
“Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu penunjang nilai saat proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB),” terangnya.
Sementara itu, juri kompetisi Karina Athandini mengaku terkesan dengan antusiasme para peserta. Menurutnya, meski berasal dari berbagai kelompok usia, kemampuan berbahasa Inggris yang ditampilkan cukup membanggakan.
“Saya senang melihat antusiasme mereka. Pesertanya dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga remaja, dan ternyata kemampuan bahasa Inggris mereka sangat baik,” ujarnya.
Karina menilai penguasaan bahasa Inggris kini menjadi kebutuhan karena telah menjadi bahasa global. Karena itu, ia mendorong orang tua untuk memberikan kesempatan kepada anak belajar bahasa Inggris.
“Bahasa Inggris sekarang sudah menjadi bahasa global. Semakin dini dipelajari, semakin baik untuk bekal mereka menghadapi masa depan,” ungkap remaja yang juga Duta Genre Gresik 2024 ini.
Sementara itu, General Manager Gressmall Erich Pramono Bangun mengungkapkan jika pihaknya terbuka dan selalu mendukung event pendidikan seperti yang digelar Gresik English Center.
“Mall kami terbuka bagi siapa saja yang ingin membuat event, ini sebagai bukti bahwa mall tak hanya pusat perbelanjaan namun juga menjadi ruang publik,” tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


