Advertisement
Sosok

Tangan Dingin Euis Martiningsih di Balik Kemegahan Industri Hospitality

Euis Martiningsih memimpin Le Eminence Puncak dengan kombinasi ketegasan dan pelayanan hati, menghadirkan pengalaman tamu berkelas melalui inovasi, konsistensi layanan, dan kolaborasi dengan masyarakat lokal.

TIMES Indonesia,
Tangan Dingin Euis Martiningsih di Balik Kemegahan Industri Hospitality
GM Le Eminence Hotel and Resort Ciloto Puncak, Euis Martiningsih. (FOTO: Le Eminence for TIMES Indonesia)
A-AA+

CIANJUR Kabut tipis kerap menyelimuti kawasan Ciloto, Puncak, di pagi hari. Namun di balik suasana sejuk tersebut, kehangatan justru terasa di dalam Le Eminence Hotel Convention & Resort datang dari kepemimpinan Euis Martiningsih.

​Sebagai General Manager hotel bintang lima tersebut, Euis menghadirkan kombinasi ketenangan dan ketegasan dalam mengelola properti yang berdiri megah di tengah lanskap alam Puncak yang ikonik.

Advertisement

​“Bagi saya, perhotelan bukan sekadar soal okupansi atau bangunan yang indah, tapi tentang bagaimana kita melayani dengan hati,” ujarnya dalam wawancara bersama TIMES Indonesia, pada Kamis (30/4/2026).

​Dedikasi Panjang di Dunia Hospitality

​Perjalanan karier Euis di industri hospitality telah berlangsung lebih dari 20 tahun. Ia memulai dari level operasional dan terus berkembang, membangun fondasi kuat dalam pelayanan, komunikasi, dan kepemimpinan.

​Pengalamannya mencakup berbagai properti, mulai dari jenama lokal hingga jaringan internasional chain hotel, yang membentuk perspektif global sekaligus kepekaan terhadap standar layanan kelas dunia.

​Berbagai peran strategis yang ia jalani memperkaya kemampuannya dalam mengelola operasional hotel secara menyeluruh, mulai dari front office hingga koordinasi lintas departemen.

​Visi Global dengan Sentuhan Personal

​Kini, di Le Eminence Hotel and Resort Ciloto Puncak, Euis membawa seluruh pengalaman tersebut untuk memperkuat posisi hotel sebagai destinasi unggulan, baik untuk keluarga maupun korporasi. 

Advertisement

Ia yakin dan percaya bahwa pengalaman tamu tidak hanya dibangun dari fasilitas, tetapi dari konsistensi pelayanan dan koneksi emosional yang tercipta.

​Mengelola hotel dengan ratusan kamar dan fasilitas yang kompleks tentu membutuhkan perhatian pada setiap detail. Menurut Euis, kunci utamanya adalah pelatihan berkelanjutan dan kehadiran pemimpin di lapangan.

​“Tantangan terbesar di Puncak adalah fluktuasi permintaan antara weekday dan weekend. Karena itu, kami fokus memperkuat segmen corporate dan MICE, serta terus meningkatkan kehadiran digital,” jelasnya.

​Tumbuh Bersama Lingkungan

​Bagi Euis, kesuksesan hotel tidak bisa berdiri sendiri. Ia memastikan bahwa operasional Le Eminence juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. 

Melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan kolaborasi dengan pelaku UMKM, ia ingin menciptakan ekosistem yang saling mendukung.

​Dalam memimpin tim yang besar, Euis mengedepankan komunikasi terbuka dan rasa memiliki. Ia percaya, tim yang merasa dihargai akan memberikan pelayanan terbaik secara alami.

Profit, Layanan, dan Visi ke Depan

​Bagi Euis, menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan kualitas layanan adalah bagian dari seni dalam hospitality. Setiap keputusan operasional harus tetap efisien tanpa mengorbankan pengalaman tamu, karena kepuasan adalah investasi jangka panjang.

​Ke depan, lebih jauh Euis ingin menjadikan Le Eminence Hotel and Resort Ciloto Puncak sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan tempat menginap, tetapi pengalaman yang berkesan.

​“Melalui berbagai inovasi berbasis pengalaman, kami ingin setiap tamu pulang dengan cerita yang tak terlupakan,” tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia