Advertisement
Advertorial

Jalani Presentasi, DPPKB Bontang Akan Tetapkan Lagi 2 Masjid Ramah Anak

Sebanyak 19 Masjid program Masjid Ramah Anak (MRA) yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana atau DPPKB Bontang kini telah melakukan presentasi kesiapan kelayakan masjid dalam program MRA.

TIMES Indonesia,
Jalani Presentasi, DPPKB Bontang Akan Tetapkan Lagi 2 Masjid Ramah Anak
19 takmir masjid peserta program Masjid Ramah Anak (MRA) saat jalani tahapan presentasi (Foto: dok DPPKB Bontang)
A-AA+

BONTANG Sebanyak 19 Masjid program Masjid Ramah Anak (MRA) yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana atau DPPKB Bontang kini telah melakukan presentasi kesiapan kelayakan masjid dalam program MRA.

Kepala DPPKB Bontang, Bahtiar Mabe melalui Kasi Pemenuhan Hak Anak, Trully Tisna menyatakan presentasi program MRA ditetapkan kepada 21 masjid yang belum masuk dalam Piloting (uji coba).

Advertisement

Sementara dua masjid yang telah menjadi uji coba menjadi piloting yakni Masjid Al Hijrah dan Masjid Asy Syuhada tidak diikutsertakan dalam presentasi tersebut.

"Pada tahun ini rencanananya akan ada 2 percontohan masjid yang siap dipiloting," ujar Trully.

Trully menambahkan hal itu dilakukannya untuk menunjang jalannya program ke depan untuk menambah pusat kreativitas anak di rumah ibadah. Dalam hal ini agar masjid sebagai lingkungan alternatif yang dapat berkontribusi bagi tumbuh kembang anak yang baik.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penilaian dan evaluasi terkait hasil presentasi dan melihat kondisi di lapangan nantinya.

Penilaian terhadap penetapan masjid yang di piloting akan dilakukan bersama tim Masjid Rumah Ibadah Ramah Anak (Mahira) bersama DPPKB Bontang dan CSR PT KNI. "Kami masih mau rapatkan nanti di awal atau pertengahan november, karena kemarin tahapannya baru selesai presentasi," ungkapnya. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia