Advertisement
Cek Fakta

[HOAKS] E-KTP yang Tercecar di Bogor Milik WNA China

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh membenarkan adanya kardus berisi E-KTP yang jatuh tercecar di Jalan Raya Salabenda, Semplak, Bogor, Sabtu (26/5/2018). Namun, E-KTP tersebut invalid atau rusak.

TIMES Indonesia,
[HOAKS] E-KTP yang Tercecar di Bogor Milik WNA China
Warga memunguti ribuan e-KTP yang tercecer di Jalan Raya Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor (FOTO: Istimewa)
A-AA+

JAKARTA Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh membenarkan adanya kardus berisi E-KTP yang jatuh tercecar di Jalan Raya Salabenda, Semplak, Bogor, Sabtu (26/5/2018). Namun, E-KTP tersebut invalid atau rusak

"Untuk itu, saya mohon bantuan Bapak Ibu dan rekan-rekan bila ada link berita atau foto-foto, status di medsos berkenan menyampaikan klarifikasi saya. Ini agar masyarakat luas mendapatkan penjelasan yang resmi dan yang sebenarnya," katanya, Minggu (27/5/2018).

Advertisement

Sebelumnya, ramai di media sosial, tentang setumpuk E-KTP yang jatuh dari sebuah truk pengangkut di daerah Bogor, Jawa Barat. Namun dalam postingan itu disebutkan bahwa pemilik E-KTP merupakan warga negara asing (WNA) asal China. 

Berikut isi postingan yang pertama kali diunggah di akun Facebook bernama Dodi Permana:

_Tersiar kabar Viral... Bahwa terjatuh nya setumpuk KTP dari sebuah truk pengangkut di daerah Bogor membawa KTP berwajah pendatang China...

Semoga pihak berwajib segera menangani kasus ini... Karena e-KTP sebanyak ini sangat aneh... Sedangkan masyarakat yg jelas membutuhkan e-KTP selama ini kesulitan...!!!

Ada apa ini... Kita hanya berharap aparat jujur mengungkap nya!!! Karena ini sangat bahaya bagi bangsa dan negara kita...!!!!_

Advertisement

Zudan tidak membantah terkait informasi kardus berisi E-KTP yang jatuh dan berceceran saat perjalannan dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu  ke  Gudang  Kemendagri di Semplak Bogor. 

Namun, dirinya menyayangkan E-KTP tersebut dikait-kaitkan dengan data kependudukan warga negara asing (WNA) asal China. "E-KTP yang rusak dan invalid itu asli semua dan milik WNI (Warga Negara Indonesia)," tegas dia. 

E-KTP yang dibawa ke Semplak sebanyak 1 dus dan 1/4 karung. Karena itu, ia juga membantah adanya berita yang menyebutkan E-KTP yang tercecer jumlahnya berkarung-karung.

Dikatakan, kasus ini sudah ditangani Polres Kabupaten Bogor dan beberapa staf yang mengawal barang tersebut berikut sopir yang membawanya akan diminta keterangan.

Sekadar diketahui, saat berita ini dirilis TIMES Indonesia, pukul 20.17 WIB, postingan Dodi Permana terkait setumpuk E-KTP yang diklaim milik WNA China ini telah dibagi ulang sebanyak 18.364 kali dan dikomentari oleh 7.474 akun Facebook. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia