[HOAKS] Najib Attamimi Meninggal Dunia

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pada Jumat (16/8/2019) pagi, beredar kabar melalui pesang singkat melalui WhatsApp (WA) dan media sosial (medsos), bahwa Najib Attamimi, seorang pengusaha asal Malang, yang juga Chairman John Caine Center (JCC), meninggal dunia.
Pesan tersebut tersebar ke banyak tokoh Nasional dan tokoh serta pengusaha di Malang. Pesan tersebut berbunyi:
Advertisement
>>>FKI<<<
Fastabiqul Khairot Indonesia
BERITA DUKA MALANG
إِنَّا للهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
====================
NAMA : NAJIB SALIM ATTAMIMI
RUMAH DUKA: VILLA PUNCAK TIDAR, MALANG
MENINGGAL DUNIA:
HARI : JUM'AT TANGGAL: 16 Agustus 2019
MENINGGAL DI SINGAPORE
====================
INFO PEMAKAMAN MENYUSUL
====================
ﺃﻋﻈﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﺟﺮﻛﻢ ﻭ ﺃﺣﺴﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰﺍﻛﻢ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَه وَارْحَمْه وَعَافِه وَاعْفُ عَنْه وَأَكْرِمْ نُزُلَه وَوَسِّعْ مُدْخَلَه وَاغْسِلْه بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّه مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْه دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِه وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِه وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِه وَأَدْخِلْه الْجَنَّةَ وَأَعِذْه مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَ عَذَابِ النَّار
----------------------------
BERBUAT -BERBAGI - BERMANFAAT
CALL CENTER FKI:
0812 5944 9393
Najib Attamimi. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
“Apakah pesan tersebut benar?” tanya salah satu tokoh di Malang kepada TIMES Indonesia. pertanyaan yang sama juga ditanyakan beberapa tokoh nasional. “apakah benar Habib Najib meninggal dunia di Singapura?” tanyanya.
FAKTA
Setelah TIMES Indonesia, sebagai salah satu media online yang berkolaborasi dengan 24 media online di Indonesia, yang dimotori Google News Lab dan MAFINDO, melakukan Cek Fakta atas informasi tersebut. Informasi meninggalnya Najib Attamimi tersebut tidak benar alias informasi hoaks.
Konfirmasi yang dilakukan TIMES Indonesia kepada pihak keluarga dan Najib Attamimi sendiri, kabar tersebut adalah informasi bohong alias hoaks.
>>>FKI<<<
Fastabiqul Khairot Indonesia
Telah beredar luas Berita Duka a.n Bpk Najib Salim Attamimi
MOHON MAAF menurut berita dr keluarga dekat nya berita tsb tdk benar, Utk itu kami minta maaf dgn informasi tsb.
-------------
Call Center YFKI
0812-5944-9393
“Beliau ada di Singapura dan dalam kondisi sehat. Informasi itu tidak benar,” jelas Lukas, salah satu staf Najib Attamimi, kepada TIMES Indonesia, Jumat (16/8/2019) sore.
Selanjutnya, saat TIMES Indonesia melakukan konfirmasi secara langsung kepada Najib Attamimi, pihaknya dengan tenang menyampaikan, bahwa pihaknya dalam kondisi sehat. Di Singapura bersama keluarga.
Ia memang mengaku, kalua dirinya memang sedang kurang sehat. “Tapi sudah berobat di Indonesia. Setelah berobat di Indonesia, mencoba berobat di salah satu rumah sakit di Singapura. Alhamdulillah, sudah sehat. Tidak benar jika dikabarkan meninggal dunia,” tegasnya.
Najib menambahkan, bahwa informasi tersebut hanya salah maksud atau salah menafsiri kalimat “INNA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI’UUN”, yang artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali.
“Kalimat tersebut bisa dipakai untuk orang yang sedang mendapat cobaan atau musibah, sedang kesusahan, sedang sakit atau orang meninggal dunia. Penggunaan kalimat arab itu dikira saya meninggal dunia,” katanya.
Namun, Dewan Pakar Partai Golkar itu, sangat menyayangkan pihak yang menyebarkan pesan tersebut. “Saya saat ini dalam kondisi sehat. Mohon doanya, semoga saya selalu sehat dalam selalu dalam lindungan Allah,” harapnya.
KESIMPULAN:
Dari pemeriksaan fakta oleh TIMES Indonesia, disimpulkan bahwa pesan singkat melalui WhatsApp (WA) informasi Najib Attamimi meninggal dunia, itu adalah kabar tidak benar, informasi bohong alias hoaks. (*)
________
Cek Fakta TIMES-Indonesia
TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 21 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.
Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected]atau [email protected].
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Yatimul Ainun |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |
Sumber | : TIMES Malang |