Cek Fakta Fakta atau Hoaks

[CEK FAKTA] Rumah Sakit Saint Luke Kota Kansas Rekomendasikan Vodka sebagai Pencegah Covid-19

Jumat, 13 Maret 2020 - 19:38 | 308.49k
FOTO: Istimewa
FOTO: Istimewa

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebuah informasi beredar di media sosial tentang manfaat minuman Vodka sebagai salah satu cairan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Informasi tentang Vodka ini, telah tersebar melalui  Facebook, dan telah dibagikan sebanyak 25.000 kali, melalui akun yang berada di negara Filipina.

Advertisement

Topic: COVID-19
To whom it may concern,
After extensive research, our findings show that
consuming alcoholic beverages may help reduce the risk
of infection by the novel coronavirus; COVID-19.
Vodka is the most recommended for drinking, cleaning,
and sanitizing.
Kansas City
The 7th of March 2020

Terjemahan 

Topik: COVID-19
Untuk Perhatian,
Setelah penelitian yang luas,
temuan kami menunjukkan hal itu mengonsumsi minuman beralkohol dapat membantu mengurangi risiko infeksi oleh coronavirus novel; COVID-19.
Vodka paling direkomendasikan untuk minum, membersihkan, dan sanitasi.
Kota Kansas
7 Maret 2020

cek-fakta-2.jpg

CEK FAKTA 

Menurut penelusuran tim CEK Fakta TIMES Indonesia, informasi yang dipublikasikan ini tidak benar. Kandungan alkohol Vodka masih belum memenuhi standar untuk dijadikan sanitizer. Dalam panduannya, CDC AS menyampaikan hand sanitizer menggunakan alkohol sebesar 60 persen. Sedangkan yang terkandung pada Vodka hanya sebesar 40 persen.

Manajemen Rumah Sakit Saint Luke's Hospital Kansas City, menyampaikan postingan dengan logo rumah sakit tersebut merupakan informasi tidak benar. Rekomendasi yang diberikan tersebut telah dimanipulasi dengan menggunakan logo dari pihak rumah sakit, agar mengkonsumsi Vodka sebagai pencegahan virus Covid-19.

"Kami telah menerima permintaan dari seluruh dunia - Libanon, Arab Saudi, Filipina, Finlandia, India, untuk menyebutkan beberapa, serta orang-orang di sini tentang jika kami mengirimkan informasi ini," kata Emily Hohenberg, direktur hubungan media dengan Saint Luke's Health, dalam KMBC.com.

"Kami tahu ini bisa membingungkan karena siapa pun yang membuat ini menggunakan logo kami dan membuatnya seperti itu adalah rekomendasi."

Pos palsu telah dimanipulasi agar terlihat seperti memo internal dari sistem rumah sakit.

Saint Luke's Health mengatakan penting bagi publik untuk melihat pedoman Centers for Disease and Prevention dan World Health Organization untuk pencegahan coronavirus . Saint Luke's Health membahas pos palsu di halaman Facebook -nya, mengingatkan orang-orang bahwa penting untuk mempraktikkan kebersihan yang baik dan mencuci tangan selama setidaknya 20 detik, terutama setelah menggunakan toilet, sebelum makan, setelah meniup hidung atau batuk.

Sumber: Saint Luke’s warns against fake coronavirus prevention tip using their logo

Pihak Saint Luke's Health dalam akun Facebook resminya juga menyatakan bahwa informasi  minum alkohol dapat mengurangi risiko COVID-19. INI TIDAK BENAR. Saint Luke dalam unggahnya juga menyertakan tentang panduan pencegahan Covid-19.

cek-fakta.jpg

Sumber: Postingan Saint Luke's Health System | Facebook

KESIMPULAN 

Berdasarkan rangkuman informasi dan pemeriksaan fakta di atas, cuitan tentang rekomendasi Vodka sebagai pencegahan virus Covid-19 termasuk dalam Misinformasi.

Menurut kategori disinformasi First Draft News, informasi ini masuk dalam fabricated konten atau Konten Pabrikasi atau Konten Tiruan. Sebab, konten ini sengaja dibuat agar masyarakat mengonsumsi dan memanfaatkan Vodka untuk pencegahan virus Corona atau Covid-19

____

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES