Cek Fakta Fakta atau Hoaks

[CEK FAKTA] Ramuan Obat Covid-19: Air Kelapa, Garam, Madu, dan Jeruk Nipis

Kamis, 15 Juli 2021 - 17:33 | 134.16k
Pesan berantai tentang ramuan obat covid-19 yakni air kelapa, garam, madu, dan jeruk nipis.
Pesan berantai tentang ramuan obat covid-19 yakni air kelapa, garam, madu, dan jeruk nipis.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar pesan berantai melalui WhatsApp Grup, tentang ramuan obat covid-19 yakni air kelapa, garam, madu, dan jeruk nipis. Ramuan obat ini diklaim mampu menyembuhkan Covid-19.

Dalam pesan berantai yang tersebar, disebutkan bahwa ramuan herbal ini dapat membuat hasil tes swab menjadi negatif. Ramuan herbal ini juga dapat menyembuhkan Covid-19 jika dikonsumsi setiap hari.

Advertisement

Berikut narasi pesan berantai yang beredar melalui WhatsApp Grup: 

Tolong Infokan kpd Saudara2, Sahabat kita yg terjangkit Covid.19 atau yg akan Rapid test dan Swab.

Ini obat Herbal yg Manjur sekaligus Anugerah dari Allah, yg mudah didapat dan tersedia di Lingkungan kita utk Membunuh VIRUS &
COVID. 19.

Bahan2nya Sbb :
Air KELAPA MUDA (1 buah)
Air JERUK NIPIS (1 buah)
GARAM 1/2
Sendok Teh
MADU 2 Sendok

Semuanya diaduk dan Minum Airnya.
1 jam kemudian Virusnya dijamin akan hilang dan Hasil test RAPID/SWAB kembali Normal dan dinyatakan Negatif.

Mudah-mudahan Semuanya dalam Keadaan Sehat Walafiat.

Noot :
Agar Infokan kpd Sahabat & keluarga.
Semoga Bermanfaat
Sudah di uji coba Kepada Pasien an.

Bapak BERTUS TNI-AD Tugas di KODAM Brawijaya

Swab pertama : Hasilnya dinyatakan POSITIF Covid.19

Sehari Kemudian Minum Ramuan ini dan ditest Swab kembali…..Hasilnya

Dinyatakan NEGATIF

VIRALKAN : Agar INDONESIA NORMAL KEMBALI.

Target : 200 Juta Penduduk INDONESIA Baca dan Minum-Minuman HERBAL Ini Agar Tidak Takut Lagi Hadapi COVID. 19
Sbg MOMOK Seluruh BANGSA di Dunia.

Kirimkan ke semua GROUP & WA demiu kemaslahatan Umat Dan Keselamatan
Bangsa Indonesia
Khususnya .

cek fakta air kelapa 2Sumber: Tangkapan layar WhatsApp

CEK FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Tim CEK FAKTA TIMES Indonesia, informasi terkait ramuan obat Covid-19, air kelapa, garam, madu, dan jeruk nipis, tidak benar. Tidak ada keterangan resmi atau penelitian yang membenarkan informasi tersebut.

Penelusuran Tim CEK FAKTA TIMES Indonesia, Guru besar Departemen Penyakit Dalam yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ari Fahrial Syam, mengatakan, klaim ramuan seperti dalam pesan berantai itu belum terbukti secara medis.

"Istilahnya begini, belum ada obat yang efektif untuk membunuh virus corona. Kalau ada pesan-pesan seperti itu, itu kan sifatnya, oke lah mungkin kita bilang testimoni. Mungkin orang testimoni, testimoni itu tidak dikenal kita dalam dunia medis. Kenapa? Karena kan harus teruji secara uji klinis," jelas Ari saat dihubungi Kompas.com, Minggu (15/11/2020).

Ari menyebutkan bahwa Covid-19 merupakan penyakit yang pada dasarnya bisa sembuh dengan sendirinya.

"Kan penyakit ini penyakit yang bisa sembuh sendiri sebenarnya, bila tubuh kita bagus, kita bisa berhasil melewati penyakit tersebut," kata dia.

Ia juga menyebutkan bahwa hingga saat ini, obat atau vaksin yang dipastikan efektif melalui serangkaian metode uji klinis belum ditemukan.

"Air kelapa muda itu kan sehat, minuman. Ada air, ada elektrolit, kemudian ada vitaminnya juga. Jeruk nipis kan vitamin C. Kalau garam kan elektrolit. Prinsipnya sih itu secara keseluruhan silakan saja (dikonsumsi)," jelas Ari.

cek fakta air kelapa 3Sumber: Benarkah Ramuan Air Kelapa Muda, Garam, dan Jeruk Nipis Bisa Atasi Virus Corona? | Kompas

Guru Besar Biologi Molekuler dari Universitas Airlangga (Unair), Chairul Anwar Nidom juga  menegaskan sampai dengan saat ini belum adanya obat dari Covid-19. Ia pun juga menyebutkan informasi yang beredar di media sosial adalah tidak benar.

“Sampai detik ini tidak ada obat atau vaksin yang betul-betul efektif, karena virusnya sangat cerdik. Karena kalau ada bahan yang membahayakan dirinya maka virus akan melakukan mutasi,” tutur Nidom.

Nidom menyebut kelapa dan jeruk nipis sangat baik manfaatnya. Sehingga tidak ada larangan bagi masyarakat untuk mengonsumsinya.

“Kalau air kelapa itu fungsinya anti racun. Jadi, kalau ada keracunan langsung minum air kelapa. Sementara jeruk sebagai sumber vitamin c dan anti-radikal bebas,” ungkapnya.

cek fakta air kelapa 4Sumber: Hoax! Air Kelapa, Garam, Madu, dan Jeruk Nipis Bisa Sembuhkan Covid-19 | JawaPos

Informasi pesan yang beredar di masa PPKM Darurat ini, juga telah ditelusuri jaringan tim CEK FAKTA TIMES Indonesia, Turnbackhoax.id. 

cek fakta air kelapa 5Sumber: [SALAH] Racikan Air Kelapa Muda, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu dapat Membunuh Virus Covid-19 | Turnbackhoax

KESIMPULAN

Menurut hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi tentang ramuan obat Covid-19, air kelapa, garam, madu, dan jeruk nipis, termasuk informasi hoaks. Informasi tersebut tidak mencantumkan sumber atau data resmi maupun riset terkait informasi ini.

Menurut misinformasi dan disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tentang tentang ramuan obat Covid-19, air kelapa, garam, madu, dan jeruk nipis, masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan). Misleading Content terjadi akibat sebuah konten dibentuk secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

----

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 23 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES