Cek Fakta Fakta atau Hoaks

[CEK FAKTA] Foto dan Tautan Artikel Masjid Meledak di Bangladesh, 50 Jemaah Meninggal

Senin, 06 September 2021 - 09:22 | 96.33k
Sebuah tautan artikel disertai narasi tentang masjid yang meledak di Bangladesh saat waktu shalat jumat, menyebabkan 50 jemaah meninggal dunia.
Sebuah tautan artikel disertai narasi tentang masjid yang meledak di Bangladesh saat waktu shalat jumat, menyebabkan 50 jemaah meninggal dunia.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar informasi di media sosial Facebook berupa tautan artikel dari situs www.berita-uptdate.xyz mengenai masjid yang meledak di Bangladesh saat waktu shalat jumat, menyebabkan 50 jemaah meninggal dunia.
 
Tautan artikel tersebut dibagikan akun Panda di grup Loker Cepat Gorontalo pada 27 Agustus 2021. Akun tersebut menyertakan narasi berikut:

Innalillahi, Masjid Meledak Saat Waktu Sholat Jumat, Sebanyak 50 Jamaah Meninggal Dunia, Semoga Husnol Khotimah Aminn.

Advertisement

cek fakta masjid terbakar 4Sumber: Facebook (https://www.facebook.com/groups/413552493403773/posts/547872396638448)

Artikel yang dibagikan berisi informasi sebuah masjid di kota Narayanganj, Bangladesh, meledak di waktu sholat berjamaah. 50 orang meninggal termasuk muazin. Tidak disebutkan tahun kejadian, hanya Jumat 27 Agustus, malam hari. Disebutkan pula bahwa peristiwa diduga akibat ledakan AC masjid.

cek fakta masjid terbakar 5Sumber Artikel: http://www.berita-uptdate.xyz/2021/08/innalillahi-masjid-meledak-saat-waktu_26.html

Pantauan Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, per Minggu (5/9/2021) unggahan akun Panda tersebut telah dibagikan 38 kali, mendapat 6 komentar, dan direspons dengan emoji 116 kali.

CEK FAKTA

Tim Cek Fakta TIMES Indonesia menelusuri kebenaran informasi tersebut dengan menelusuri foto menggunakan Google Reverse Image. Kami menemukan foto yang diunggah dalam artikel bukan kejadian di Bangladesh, namun di Aceh.

Melansir suara.com, kebakaran terjadi di Masjid Taqarrub di Gampong Alue Bungkoh, Ibu Kota Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Sabtu (28/12/2019) pagi. Tak hanya masjid, sejumlah bangunan lain turut terbakar.

“Delapan kedai berkonstruksi kayu dan beton terbakar, sekitar pukul 07.30 WIB. Api kemudian membakar Masjid Taqarrub yang berdekatan dengan deretan delapan kedai itu,” ujar Camat Pirak Timu, Ismohar.
cek fakta masjid terbakar Sumber: Masjid Taqarrub Aceh Hangus Terbakar, Satu Perempuan Terlalap Api | Suara

Menurut laman mediaaceh.co, sebanyak 10 unit ruko ludes terbakar. Selain itu, kubah utama Masjid Taqarrub yang berada di dekat deretan ruko tersebut juga ikut terbakar. 

“Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kita ketahui api bersumber dari korsleting listrik dari ruko milik Riza Abdullah yang berada di bagian tengah. Api dengan cepat merembet ke ruko lainnya dan juga menghanguskan kubah masjid,” ujar Kapospol Pira Timu Ipda Bambang S.

cek fakta masjid terbakar 2Sumber: 10 Ruko dan Kubah Masjid Terbakar di Aceh Utara | mediaaceh

Sementara, informasi mengenai kebakaran masjid di Bangladesh, mengutip tempo.co yang melansir dhakatribune.com (Dozens injured after air conditioner explodes in Narayanganj mosque | Dhaka Tribune), sedikitnya 50 orang mengalami luka bakar akibat ledakan AC saat salat di sebuah masjid di Narayanganj, September 2020. Ledakan itu terjadi sekitar jam 9 malam pada hari Jumat di sebuah masjid di lingkungan Fatullah Sadar upazila.

Beberapa korban telah dibawa ke Institut Nasional Pembakaran dan Bedah Plastik Sheikh Hasina di Dhaka. Koordinator institut, Dr Samanta Lal Sen mengatakan bahwa 38 korban telah dirawat. "Semuanya dibawa dengan luka bakar kritis," katanya.

Imam Masjid Abdul Malek dan Muezzin Delwar Hossain termasuk di antara para korban yang dibawa ke Dhaka dengan luka bakar yang parah. Menurut polisi setempat, ledakan terjadi saat salat Isya akan berakhir.

“Sebagian besar korban mengalami luka bakar yang menutupi 60 hingga 70 persen tubuh mereka,” kata kantor polisi Fatullah OC Aslam Hossain kepada media.

Tempo juga melansir dari Kantor Berita Turki, Anadolu Agency (Bangladesh: 20 die, 17 injured in mosque blasts | AA), sedikitnya 20 orang tewas dan 17 lainnya berada dalam kondisi kritis setelah dugaan ledakan AC saat salat Jumat malam di sebuah masjid dekat ibukota Bangladesh.

Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun, muadzin dan imam termasuk di antara korban tewas dalam kecelakaan di kota Narayanganj, malam itu. Sementara yang lain mendapatkan perawatan di Institut Nasional Pembakaran dan Bedah Plastik Sheikh Hasina di Dhaka.

cek fakta masjid terbakar 3Sumber: Keliru, Klaim Ini Foto Kebakaran Masjid di Bangladesh yang Menewaskan 50 Orang | Tempo

KESIMPULAN

Menurut penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi di media sosial Facebook berupa tautan artikel dari situs www.berita-uptdate.xyz tentang masjid di Bangladesh yang meledak saat waktu shalat jumat, menyebabkan 50 jemaah meninggal dunia, keliru. Foto yang diunggah merupakan peristiwa di Gampong Alue Bungkoh, Ibu Kota Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Sabtu (28/12/2019). Sementara kebakaran masjid di Narayanganj, Bangladesh terjadi pada September 2020. Waktu kejadiannnya malam hari, bukan saat shalat jumat.

Menurut misinformasi dan disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tersebut masuk dalam kategori False connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.

----

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 23 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES