Cek Fakta Fakta atau Hoaks

CEK FAKTA: Huruf Braille di Setir Mobil untuk Pengemudi Tunanetra Mengetahui Letak Klakson

Jumat, 14 Januari 2022 - 09:16 | 93.98k
Cuitan tentang tonjolan-tonjolan kecil di setir mobil yang diklaim merupakan huruf braille untuk pengemudi tunanetra.
Cuitan tentang tonjolan-tonjolan kecil di setir mobil yang diklaim merupakan huruf braille untuk pengemudi tunanetra.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar foto tonjolan-tonjolan kecil di setir mobil disertai narasi bahwa hal tersebut merupakan huruf braille untuk memudahkan pengemudi tunanetra mengetahui letak klakson.

Foto beserta narasi tersebut beredar di media sosial Twitter, dan diunggah oleh akun @ComedyGee pada 9 Mei 2020. Berikut narasi lengkapnya:

Advertisement

Just realised that these little Bumps on the Steering Wheel are in Braille, so that Blind Drivers have no trouble finding the horn to alert other drivers when necessary. 

Terjemahan:
Baru menyadari bahwa benjolan kecil di roda kemudi ini dalam huruf Braille, sehingga pengemudi tunanetra tidak kesulitan mencari klakson untuk memperingatkan pengemudi lain bila diperlukan.

cek fakta Huruf Braille 2Sumber: Twitter (https://twitter.com/ComedyGee/status/1259150844647407616)

Benarkah hal tersebut?

CEK FAKTA

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TIMES Indonesia, narasi bahwa tonjolan-tonjolan kecil di setir mobil merupakan huruf braille untuk memudahkan pengemudi tunanetra mengetahui letak klakson, tidak benar.

Dilansir dari Reuters, 4 September 2020, The European Automobile Manufacturers’ Association (ACEA) menjelaskan bahwa tonjolan pada setir kemudi dirancang untuk memungkinkan pengemudi mengidentifikasi letak klakson. Hal ini menjaga pandangan pengemudi saat teralihkan di jalan. 

Dijelaskan lebih lanjut, tanda tersebut umumnya terdapat pada mobil tua. Pengemudi harus menekan titik-titik tertentu untuk membunyikan klakson.

Masih dilansir dari laman yang sama, Federasi Nasional Tunanetra atau The National Federation of the Blind (NFB) menjelaskan bahwa tonjolan tersebut bukan huruf braille.

“Braille tidak digunakan pada setir mobil, juga tidak ada tonjolan yang menyampaikan informasi sentuhan yang berguna kepada tunanetra,” demikian pernyataan NFB.

Pengemudi mobil harus memiliki standar penglihatan tertentu agar dapat mengemudikan kendaraan. Menurut NFB umumnya seseorang yang menggunakan Braille sebagai metode utama membaca dan menulis tidak akan dapat melihat dengan cukup baik ketika mengemudi.

cek fakta Huruf Braille 3Sumber: Fact check: Bumps on car steering wheel are not in Braille | Fact Check

Hal senada disampaikan Direktur Program Afiliasi Pemasaran Terpadu dan Komunikasi di Pusat Penelitian Otomotif, Katie Ramsburgh. Ia mengatakan, orang yang memiliki keterbatasan penglihatan tidak akan bisa mendapat SIM.

Terkait dengan huruf braille di klakson, ketika ditelusuri, titik-titik pada setir mobil tersebut tidak memiliki kecocokan dengan huruf Braille apa pun. 

cek fakta Huruf Braille 4Sumber: [HOAKS] Huruf Braille di Klakson Mobil untuk Sopir Tunanetra | Kompas

KESIMPULAN

Hasil penelusuran tim Cek Fakta TIMES Indonesia, narasi bahwa tonjolan-tonjolan kecil di setir mobil merupakan huruf braille untuk memudahkan pengemudi tunanetra mengetahui letak klakson, tidak benar. Tonjolan kecil tersebut bukan huruf Braille. Namun tonjolan tersebut biasanya terdapatpada mobil tua, yang dirancang untuk memudahkan pengemudi menemukan letak klakson guna menjaga pandangan saat teralihkan di jalan. 

Menurut misinformasi/disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tersebut termasuk dalam kategori satire atau parodi. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, tetapi bisa mengecoh.

Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Namun, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.

---

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 23 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES