Cek Fakta Fakta atau Hoaks

CEK FAKTA: Salah, Biaya Transaksi BRI Berubah Jadi Rp150.000

Rabu, 15 Juni 2022 - 09:22 | 1.11m
CEK FAKTA: Salah, Biaya Transaksi BRI Berubah Jadi Rp150.000
Surat palsu yang mengatasnamakan BRI terkait perubahan biaya transaksi.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar informasi tentang biaya transaksi Bank BRI berubah menjadi Rp150.000,00. Informasi tersebut beredar dalam bentuk tangkapan layar surat melalui WhatsApp.

Pada tangkapan layar surat disebutkan biaya administrasi ATM BRI tidak lagi dikenakan Rp6.500 per transaksi, melainkan Rp150.000 per bulan dengan unlimited transaksi. Biaya Rp150.000 akan diambil melalui autodebet dari rekening tabungan.

Disebutkan pula, jika penerima surat tidak memberikan konfirmasi, akan ada penagihan setiap bulannya sebesar Rp150.000,00 secara otomatis.

Berikut narasi lengkap yang beredar:

Bapak/ibu
Nasabah yang tehormat:

Sehubungan Adanya pembaharuan dari layanan Bank BRI, untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan nasabah Bertransaksi dari Bank BRI mobile/interet banking.
Mulai nanti malam ketika pergantian hari dan tanggal, Untuk seluruh biaya transaksi diubah menjadi biaya bulanan, Untuk biaya transaksi yang lama Rp 6.500/pertransaksi, di ganti dengan Biaya yang baru Rp 150.000/perbulan (Autodebit dari rekening tabungan), Unlimited transaksi.

Untuk perubahan skema tarif dalam tahapan perbobaan untuk 6 bulan kedepan, Dengan ini kepada Bpk/ibu Nasabah bank BRI untuk PERSETUJUANNYA, ataupun Konformasinya disini nasabah:
1. Apakah setuju dengan Tarif baru perbulan Rp150.000, Atau
2. Jika tidak setuju, Dan tetap mau menggunakan Tarif yang lama Rp6.500/peetransaksi dikarenakan jarang bertransaksi. Dan Untuk konfirmasi silakan isi formulir yang dikirimkan. Pastikan semua data di isi semua dengan benar.

N:B Jika Bapak/ibu tidak ada KONFIRMASI Maka dianggap SETUJU. Ada penagihan setiap bulannya Rp 150.000, dari rekening tabungan BRInya. Adanya transaksi atau tidak tetap akan di potong.

TERIMAH KASIH.

cek-fakta-Biaya-Transaksi-BRI.jpg

CEK FAKTA

Berdasarkan penelusuran Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi tersebut tidak benar. Kami menelusuri melalui mesin pencari dengan kata kunci tertentu, yakni "biaya transaksi Bank BRI". Hasilnya, ditemukan beberapa artikel terkait yang dimuat di media arusutama.

Salah satunya Kompas.com, yang memeriksa kebenaran informasi tersebut. Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Aestika Oryza Gunarto menegaskan bahwa informasi itu hoaks.

Pihaknya memastikan biaya administrasi di BRI tetap dikenakan Rp 6.500 per transaksi.

"Terkait dengan beredarnya informasi yang mengatasnamakan BRI tersebut, hal ini dipastikan tidak benar," ujar Aestika Oryza Gunarto yang dikutip Kompas.com, Kamis (12/5/2022).

Dia mengimbau kepada nasabah BRI agar mewaspadai segala bentuk modus penipuan dan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Jangan menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan apa pun kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.

"Termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan (nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, dan password internet banking, OTP, dsb) melalui tautan atau website dengan sumber tidak resmi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Aestika.

Penting diketahui, informasi resmi dapat diakses di laman https://bri.co.id, Instagram @bankbri_id, Twitter bankbri_id, Facebook Bank BRI, dan Youtube Bank BRI.

Untuk memastikan informasi lebih pasti, nasabah juga bisa mengunjungi kantor BRI terdekat atau menghubungi call center BRI 14017 atau 1500017.

cek-fakta-Biaya-Transaksi-BRI-2.jpgSumber: [HOAKS] Perubahan Biaya Transaksi BRI Rp 150.000 | Kompas

Mengutip Tirto.id, akun Twitter resmi BRI pun sempat membuat utas terkait hoaks perubahan biaya transaksi menjadi Rp150 ribu pada 3 Januari 2022. Berdasarkan utas tersebut, Bank BRI menyatakan untuk tidak secara asal membuka link yang didapat melalui pesan WhatsApp (WA) atau Direct Message (DM) media sosial. Nasabah yang mengalami masalah juga dipastikan hanya menghubungi kanal atau akun Twitter resmi Contact BRI yang terverifikasi atau centang biru.

Apabila nasabah mendapat pesan mencurigakan melalui platform WA yang mengatasnamakan BRI, akun Twitter Contact BRI telah melansir ciri-ciri akun WA abal-abal, utamanya yaitu menggunakan nomor ponsel palsu. Nomor WA resmi BRI sendiri hanya 0812-12-14017.

Selain itu, penipu juga tidak memiliki logo verified atau centang hijau, profile picture menyerupai akun resmi tetapi dalam kualitas rendah, berpura-pura menawarkan bantuan terkait masalah perbankan, menyarankan nasabah untuk mengakses link website BRImo palsu, dan menyarankan nasabah untuk memberitahukan data pribadi seperti OTP, CVV/CVC, PIN atau password.

Lagipula, mengacu pada laman resmi bri.co.id per 9 Juni 2022, biaya transfer melalui jaringan ATM Bersama maupun Jaringan Prima tertulis Rp 6.500. Sementara biaya transfer di ATM Link menggunakan kartu Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) adalah Rp 4 ribu. Kartu ATM non-Himbara tetap dikenakan Rp 6.500 di ATM Link. Tidak ada biaya bulanan untuk transfer antarbank ini.

cek-fakta-Biaya-Transaksi-BRI-3.jpgSumber: Hoaks Tarif Transfer Bank BRI Menjadi Rp 150 Ribu per Bulan | Tirto

Dikutip dari JPNN.com, BRI telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk segera menindak dan menangkap pelaku kejahatan perbankan tersebut, dengan melacak IP address para pelaku.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya aparat penegak hukum untuk terus memantau, menyelidiki, dan menangkap pelaku kejahatan perbankan yang telah meresahkan masyarakat dan pihak perbankan,” ujar Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto.

cek-fakta-Biaya-Transaksi-BRI-4.jpgSumber: Hati-Hati, Penipuan Berkedok Biaya Administrasi ATM BRI Rp 150 Ribu Per Bulan | JPNN

KESIMPULAN

Hasil penelusuran yang dilakukan Cek Fakta, informasi tentang biaya transaksi BRI berubah menjadi Rp150.000,00 per bulan, tidak benar. Faktanya, hingga saat ini biaya transfer melalui jaringan ATM Bersama maupun Jaringan Prima sebesar Rp6.500,00. Sementara biaya transfer di ATM Link menggunakan kartu Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) adalah Rp4.000,00. Kartu ATM non-Himbara tetap dikenakan Rp6.500,00 di ATM Link. Tidak ada biaya bulanan untuk transfer antarbank ini.

Pihak Bank BRI mengimbau kepada seluruh nasabah BRI untuk berhati-hati dan tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.

Menurut mis/disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tersebut termasuk dalam kategori  fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggungjawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.

----

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerjasama dengan 24 media dan satu komunitas (Mafindo) untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

KOPI TIMES