Advertisement
Ekonomi

Sambil Menunggu Anak Sekolah, Ibu-ibu ini Berkreasi dengan Benang Wol

Untuk mengisi waktu luang saat menunggu anaknya sekolah, ibu-ibu di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur, berkreasi dengan benang wol untuk dijadikan tas atau dompet.

TIMES Indonesia,
Sambil Menunggu Anak Sekolah, Ibu-ibu ini Berkreasi dengan Benang Wol
Yunan Nasution (kiri) yang sedang melihat Putri, mengerjakan tas motif Anyaman Bambu, Jumat (11/11/2016).(Foto : Romi S/TIMESIndonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Untuk mengisi waktu luang saat menunggu anaknya sekolah, ibu-ibu di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur, berkreasi dengan benang wol untuk dijadikan tas atau dompet.

Kegiatan yang baru dua tahun berjalan ini, awalnya dimotori oleh Yunan Nasution (35), yang mempunyai keahlian menganyam benang wol menjadi kerajinan tas dan dompet, beraneka motif.

Advertisement

"Awalnya iseng aja sambil menunggu anak di sekolahan PAUD, mengerjakan anyaman benang wol, akhirnya banyak yang ingin belajar membuat kerajinan ini," terang wali murid Paud Bhayangkara tersebut, Jumat (11/11/2016).

Hingga saat ini, ada sekitar 15 ibu wali murid yang sudah bisa menganyam benang wol untuk dijadikan tas, dompet atau barang lainnya.

"Sebetulnya ada banyak motif, namun di rumah mas. Yang di sini hanya ada Moto Garangan, Leter C, Anyaman Bambu dan model Kerang," terang Putri di tengah kesibukannya menyelesaikan pesanan.

Untuk menyelesaikan satu tas kecil atau dompet, ibu-ibu ini hanya membutuhkan waktu dua hari saja. Namun bila tas ukuran besar, memakan waktu lima hari hingga satu minggu. Untuk tas, kecil rata rata menghabiskan benang enam rol, dengan harga enam ribu per rolnya. Sedang untuk tas besar, bisa hingga sepuluh rol benang.

anyamanE3L8l.jpg

Kerajinan dari benang wol ini dijual dengan kisaran harga Rp 80 ribu, hingga Rp 200 ribu saja. Untuk memasarkan ini, ibu ini tidak bingung, selain dari mulut kemulut, pemasaran di media sosial yang menjadi pasar utama saat ini.

"Kami banyak menerima pesanan dari internet, caranya, kami post foto hasil kerajinan di facebook, lalu banyak yang komentar dan pesan," paparnya

Putri menilai, kegiatan ini sangat positif, selain bisa menambah penghasilan bagi keluarga, apa yang dilakukan ini sebagai bentuk ekonomi kreatif yang sedang dikampanyekan pemerintah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia