Siman, Ubah Batok Kelapan jadi Celengan Unik
Pada umumnya sebuah celengan, biasanya terbuat dari bahan keramik atau porselen. Namun di tangan pria bernama Siman (45), celengan bisa dari bahan batok kelapa.

BADUNG – Pada umumnya sebuah celengan, biasanya terbuat dari bahan keramik atau porselen. Namun di tangan pria bernama Siman (45), celengan bisa dari bahan batok kelapa.
Siman yang merupakan pria asal Madura Sumenep, Jawa Timur ini, menjelaskan bahwa dirinya konsen dalam usaha pengerajin batok kelapa semenjak lulus dari bangku SMP.
Celengan yang terbuat dari bahan batok kelapa ini, berbentuk aneka jenis hewan. Mulai dari gajah, ayam, bebek, dan babi."Kalau bentuknya sesuai orderan para pelanggan saja," kata Siman ditemui di rumah produksinya, di Desa Kelan, Gang Blok M, Kecamatan Kuta, Badung, Bali. Minggu (15/7/2018) sore.

Siman juga menceritakan, bagaimana proses pembuatan celengan unik tersebut. Awalnya, dari kelapa yang masih berisi air dan daging kelapa, lalu dibersihkan dalamnya hingga kosong dengan menggunakan congkel besi untuk mengeluarkan daging kelapa.
Selanjutnya, baru di kupas serat-serat luar batok kelapa dengan menggunakan ampelas kasar, setelah itu diampelas halus sehingga batok kelapa bersih dari serat. Kemudian celengan memasuki proses airbrush dengan diberi gambar bunga-bunga agar telihat cantik, dan proses terakhir dikilatkan kemudian dijemur sampai kering.
Tak sampai di situ, setelah celengan kering diatas celengan dipotong segi empat memanjang, agar bisa memasukan duit kedalam celengan tersebut.

"Untuk bentuk kepala hewannya, kita memakai kayu kelapa, tinggal dibentuk lewat mesin dinamo sesuai dengan bentuk hewan tersebut," jelas Siman.
Menurut Siman, awal mempunyai ide membuat celengan kelapa tersebut, berawal dari coba-coba. Karena selama ini, dirinya hanya membuat tas kelapa bulat atau Buste Hounder (BH) yang terbuat dari bahan batok kelapa juga.
Untuk harga satu buah celengan tersebut berkisar antara Rp 25000 dan Rp 20 ribu. Namun, jika ada yang pesan banyak harganya bisa sedikit murah. Siman juga mengungkapkan dalam sepekan, dirinya bisa membuat 50 celengan berbahan batok kelapa tersebut.
"Kalau ini (Celengan) produk baru, karena baru saya buat. Ternyata, saat saya kasih tau sama pelanggan dia suka dan mengorder sama saya," ujar Siman.
Menurut Siman, untuk saat ini, kerajinan batok kelapanya masih minim order. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai ribuan orderan pernak-pernik dari bahan batok kelapa tersebut. (*).
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


