Advertisement
Ekonomi

Harga Lovebird di Pamekasan Anjlok Hingga 30 ribu

Peternak Lovebird di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur satu persatu gulung tikar. Pasalnya, harga jual burung Lovebird saat ini anjlok, Selasa (9/7/2019).

TIMES Indonesia,
Harga Lovebird di Pamekasan Anjlok Hingga 30 ribu
Lovebird. (FOTO: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)
A-AA+

PAMEKASAN Peternak Lovebird di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur satu persatu gulung tikar. Pasalnya, harga jual burung Lovebird saat ini anjlok, Selasa (9/7/2019).

Kuswanto (24), salah seorang peternak Lovebird asal Kelurahan Kolpajung, Kabupaten Pamekasan menjelaskan, kondisi bisnis burung Lovebird saat ini memang sedang tidak bagus.

Advertisement

"Salah satu penyebab anjloknya harga burung Lovebird karena banyak saingan, salah satunya menjamurnya pedagang musiman. Jadi jualnya pun bersaing, terutama para peternak Lovebird yang berkualitas tinggi, banyak yang gulung tikar," ungkap Kuswanto yang sering menjual burung Lovebird di Pasar 17 Agustus Pamekasan.

Padahal, Lovebird menurutnya menjadi salah satu andalan komunitas pencinta burung. Namun, sejak 6 bulan terakhir, harga jual burung semakin hari terus mengalami penurunan.

"Pada awal 2018, harga jual burung dengan kualitas paling rendah berkisar Rp 200 ribu per ekor sekarang hanya Rp 50 ribu per ekor," ungkap Kuswanto.

Selanjutnya, berjalannya waktu, harga Lovebird standar turun menjadi Rp 30-45 ribu per ekor pada kurun waktu yang tak lama.

Sementara harga Lovebird nangsi, olive, dan lutino MM, yang tadinya berada di kisaran Rp 600-Rp 750 ribu, kini anjlok menjadi Rp 150-200 ribu.

Advertisement

Sementara Lovebird ijo standar atau josan, pastel kuning dan hijau, yang awalnya dijual Rp 300 - Rp 400 ribu turun menjadi Rp 30-110 ribu per ekor.

Pihaknya, masih berharap harga Lovebird di Pamekasan kembali naik seperti semula, agar para peternak burung kembali semangat. "Saya berharap harga Lovebird kembali mahal," harapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisAkhmad Syafii (MG-78) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia