Ekonomi

Potensi Bisnis Ayam Birma Cukup Menggiurkan

Jumat, 03 Januari 2020 - 20:26 | 1.07m
Peternakan ayam Birma, di pekarangan belakang rumah Wahyu Handoko, (Foto: Pamula Yohar C/ TIMES Indonesia).
Peternakan ayam Birma, di pekarangan belakang rumah Wahyu Handoko, (Foto: Pamula Yohar C/ TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, MADIUN – Beternak ayam Birma jadi potensi bisnis yang menggiurkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wahyu Handoko, pemuda asal Desa Sidorejo Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Advertisement

ayam-Birma-3.jpg

"Awalnya ingin membantu ekonomi orang tua. Tetapi melihat potensi yang semakin meningkat, saya putuskan untuk fokus di peternakan ayam Birma dan ternyata hasilnya memuaskan," ujar Wahyu, Jumat (3/1/2020).

Bisnis yang dimulai satu tahun terakhir itu, berawal dengan memelihara 2 ekor pejantan dan 6 ekor betina ayam Birma.

Kini jumlah itu berkembang menjadi lebih dari 100 ekor. Untuk satu ekor ayam Birma usia 1 hingga 12 bulan, dijual Wahyu dengan kisaran harga Rp 150.000 hingga Rp 1.500.000, tergantung dari indukan ayam.

"Cara berternak sebenarnya mudah, tetapi kembali kepada tujuan kita berternak. Kalau saya memikirkan matang-matang sebelum memilih indukan. Karena nantinya akan berpengaruh pada keturunan dan harga jualnya," tambah Wahyu.

Selain diperlukan keahlian dalam merawat hewan ternak, khususnya ayam Birma. Menjaga kebersihan kandang dan merawat hewan ternak dengan memberi vaksin sangat perlu diperhatikan.

Hal tersebut dilakukan agar ayam tidak mudah terkena serangan penyakit, terlebih ketika pergantian musim.

Wahyu menjelaskan, bukan tanpa sebab memilih ayam Birma sebagai bisnis. Ayam Birma dipilih karena dirinya ingin meningkatkan kualitas ayam Birma, khususnya untuk keperluan kontes.

Di sisi lain, ayam Birma dapat disilangkan dengan jenis ayam lainnya. Sebelum fokus berternak ayam Birma, Wahyu telah memelihara jenis ayam Bangkok dan Ganoi.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Madiun

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES