Advertisement
Ekonomi

Ekspor Tuna Loin Kabupaten Pulau Morotai ke Vietnam Turun Drastis

PT Harta Samudra cabang Pulau Morotai sebagai perusahan produksi ekspor Tuna Loin ke negara Vietnam dikabarkan menurun drastis dalam dua bulan terakhir ini.

TIMES Indonesia,
Ekspor Tuna Loin Kabupaten Pulau Morotai ke Vietnam Turun Drastis
Kepala Cabang PT Harta Samudra Pulau Morotai, I Made Malihartadana. (Foto: Abdul H Husain/TIMES Indonesia)
A-AA+

PULAU MOROTAI PT Harta Samudra cabang Pulau Morotai sebagai perusahan produksi ekspor Tuna Loin ke negara Vietnam dikabarkan menurun drastis dalam dua bulan terakhir ini.

Informasi dihimpun TIMES Indonesia penyebab turunnya ekspor karena permintaan pasar turun akibat Covid-19. Juga karena cuaca buruk menyelimuti lautan Morotai dan sekitarnya sehingga mempengaruhi hasil tangkap nelayan.

Advertisement

Kepala Cabang PT Harta Samudra Pulau Morotai Maluku Utara I Made Malihartadana sebagai penanggungjawab pengelola perusahan mengakui dua penyebab tersebut.

I Made Malihartadana b

"Beberapa bulan terakhir ini produksi tuna loin PT Harta Samudra menurun, karena dipengaruhi hasil tangkap nelayan akibat cuaca buruk sehingga kesulitan melaut," bebernya.

Biasanya PT Harta Samudra mengekspor Tuna Loin minimal 3 sampai 6 kontainer ke  Vietnam, tetapi kali ini hanya bisa 1 kontainer, itu pun gagal kirim.

Menurut Malih sapaannya, sebenarnya barusan ini ada satu kontainer yang harus di ekspor ke Vietnam melalui Kota Surabaya, hanya ada kesalahan teknis di kapal Tol Laut sehingga tidak jadi dikirim.

Advertisement

Namun dia pastikan pada bulan September sesuai jadwal Kapal Tol Laut masuk ada pemuatan 1 kontainer Tuna Loin dikirim ke Surabaya untuk di ekspor ke Vietnam.

Selain faktor cuaca ujar Malihartadana, faktor pasar juga sangat mempengaruhi volume ekspor perusahaan. Selama pandemi Covid-19, pasar tujuan ekspor Tuna Loin ke Vietnam belum stabil hingga kini, baik harga maupun volume permintaannya.

Soal pasar di Vietnam yang belum kondusif menjadi alasan PT Harta Samudra untuk menyesuaikan daya belinya alias membeli ikan sesuai harga pasar tujuan ekspor.

"Untuk itu, kita berharap kondisi Covid-19 ini cepat berakhir sehingga harga Tuna Loin kembali normal seperti semula baik di Vietnam mapun di Pulau Morotai," harapnya.

Ditegaskan, walaupun kondisi serba susah saat ini, tetapi PT Harta Samudra tetap konsisten pada komitmen dengan tetap beroperasi, membeli hasil tangkap nelayan, tidak PHK karyawan dan memenuhi kewajibannya ke Pemda Pulau Morotai.

Diyakininya, produksi akan segera meningkat ketika cuaca sudah lebih baik sehingga nelayan dapat melaut dengan aman, nyaman sudah pasti melimpah hasil tangkapannya. Dan ekspor Tuna Loin ke Vietnam kembali stabil lagi. "Semoga di bulan sembilan nanti cuacanya stabil, ikannya banyak dan hasil tangkap nelayan melimpah agar produksi Tuna Loin stabil kembali," terang Kacab PT Harta Samudra Morotai I Made Malihartadana.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia