Gali Potensi Daerah, Ini Pesan Arum Sabil Tokoh Perkebunan Nasional
Dalam rangkaian kegiatan 'Gali Potensi Daerah', jajaran Direksi TIMES Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Arum Sabil pada Jumat-Sabtu (25-26/9/2020).

JEMBER – Dalam rangkaian kegiatan 'Gali Potensi Daerah', jajaran Direksi TIMES Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Arum Sabil pada Jumat-Sabtu (25-26/9/2020).
Arum Sabil dikenal sebagai salah satu tokoh perkebunan handal yang dimiliki Indonesia. Dalam mengawali pertemuan, pria yang akrab disapa Abah itu mengatakan bahwa potensi perkebunan dan pariwisata di Jember sangat menjanjikan dan mampu bersaing dengan kabupaten tetangganya, yakni Banyuwangi.
"Betul, dulu dibandingkan dengan Banyuwangi, orang lebih mengenal Jember sebagai kabupaten di sebelah timur Pulau Jawa. Sebab pesatnya pembangunan di Jember," kata Kiagus Firdaus, Direktur Times Indonesia mengamini ucapan Arum Sabil.

Maka untuk kembali memunculkan nama Jember, dibutuhkan partisipasi semua pihak. Kiagus menilai bahwa Abah Arum Sabil merupakan salah satu tokoh yang mampu menjadi pelopor bagi bangkitnya dunia pariwisata di Jember, setelah dari sektor perkebunan dirinya dinilai sukses.
Perlu diketahui, Abah Arum Sabil memiliki padepokan dengan luas total puluhan hektare yang dapat dijadikan sebagai bumi perkemahan sekaligus laboratorium edukasi perkebun, pertanian, dan peternakan.
Pandepokan milik Abah Arum Sabil menerapkan sistem perkebunan, pertanian, dan peternakan organik dan zero waste (tidak ada sesuatu yang terbuang percuma).
Terdapat ratusan varian buah, sawah, ladang jagung, kolam ikan, peternakan kambing dan ayam petelur yang semua dikelola secara berkelanjutan. Dirinya juga melakukan konservasi rusa. Ketika rusa dewasa sudah siap, ia lepaskan kembali menuju hutan.
Padepokannya juga dilengkapi dengan fasilitas kamar tidur tamu yang lengkap dan nyaman. Rombongan TIMES Indonesia diajaknya mengelilingi kebun dan peternakan menggunakan mobil golf. Arum Sabil menjelaskan, bahwa semua tumbuhan dan hewan di sini diperlakukan dengan sebaik mungkin. Maka tak heran jika menghasilkan buah dan hasil ternak dengan kualitas tinggi.
Pada sore hari ada kegiatan rutin yang seru, rombongan diajak memberi susu kepada anak-anak kambing dan rusa.
Keseokan harinya, putra asli Jember tersebut memperkenalkan sesuatu yang sangat visioner. Ketika kota Jember sudah mulai padat, dirinya membangun hutan kota yang ia namai City Forest & Farm Arum Sabil.
Hutan kota yang terletak di Kecamatan Sumbersari itu selain menjadi jantung penghijauan kota Jember juga dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata alam.

Kepada TIMES Indonesia, Abah Arum Sabil mengucapkan terima kasih dan memberikan semangat agar anak-anak muda yang tergabung dalam media massa nasional ini dapat terus membantu menggali potensi-potensi yang ada daerah.
"Sehingga semua daerah dapat percaya diri dengan potensinya masing-masing.Secara tidak langsung, ini akan mempermudah negeri kita mencapai impian Indonesia maju," tutup Arum Sabil. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

