Advertisement
Ekonomi

Warga Cirebon Sulap Sepeda Bekas Jadi Minion Keren

Di masa pandemi Covid-19, banyak sebagian orang memperkuat imun tubuh dengan berolahraga, dan menaikan kembali trend olahraga bersepeda.

TIMES Indonesia,
Warga Cirebon Sulap Sepeda Bekas Jadi Minion Keren
Sulap sepeda bekas jadi sepeda minion yang bagus dan keren. (Foto: Dede Sofiyah/TIMES Indonesia)
A-AA+

CIREBON Di masa pandemi Covid-19, banyak sebagian orang memperkuat imun tubuh dengan berolahraga, dan menaikan kembali trend olahraga bersepeda.

Salah satunya dirasakan oleh Begi Yuandi, warga Sindangjawa Kecamatan Dukupuntang, yang mengisi waktu luang selama pandemi covid-19 dengan merakit sepeda yang tak terpakai menjadi sepeda yang baru dan bisa digunakan kembali.

Advertisement

minion b

Tak kalah keren dengan rakitan sepeda baru lainnya, rakitan sepeda jadul ini bisa disulap menjadi seperti sepeda minion yang cantik dan tentunya memilki harga jual yang tinggi.

"Kita mulai rakit sepeda sudah cukup lama sejak sepeda booming lagi, karena terinspirasi ngeliat sepeda yang sudah rusak dari pada engga dipakai kita perbaiki dan modifikasi saja jadi sepeda yang keren dan layak dipakai," ujarnya, Senin (28/12/2020).

Sepeda hasil rakitannya kini banyak digemari oleh orang-orang disekitarnya. Bahkan banyak yang ingin dibuatkan sepeda, karena dinilai unik dan juga bagus.

Begi mengatakan, dalam pembuatan sepeda ini tidak merubah bentuk asli sepedanya. Frame dari sepeda yang dulu tetap sama, hanya saja untuk ban, jok, dan beberapa ornamen lainnya ada yang diganti atau kalau memang harus diganti akan diganti dengan yang baru.

Advertisement

minion c

"Iya diganti, tapi kalo frame kita tetep  jadi engga merubah bentuk. Biasanya juga kita beli bahan-bahannya di online kalau di toko deket sini kosong," ujarnya.

Selain itu, untuk waktu pengerjaannya ia bisa membuat dalam waktu seminggu. Dalam pembuatan sepeda lama menjadi sepeda baru ini, ia bisa menghabiskan dana sebesar Rp 2.000.000 bahkan lebih, tergantung dari bahan dan juga ukuran.

"Sejauh ini kita sudah buat belasan sepeda dan Alhamdulillah walaupun dari sepeda bekas dan lama tapi awet dipakai tidak rusak," imbuhnya.

Ia menambahkan, biasanya banyak juga yang ingin dibuatkan sepeda kepadanya. Dengan senang hati, ia pun mau tanpa mematok harga pembuatan untuk rakitannya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

D
PenulisDede Sofiyah Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia