Advertisement
Ekonomi

Penghasilan Perajin Pot Bunga dari Sabut Kelapa di Jombang Naik saat Pandemi

Di masa pandemi covid-19 penjualan pot bunga yang terbuat dari sabut kelapa mengalami kenaikan yang tinggi, itu diungkapkan salah satu perajin pot bunga sabut kelapa asal Kabupaten Jombang.

TIMES Indonesia,
Penghasilan Perajin Pot Bunga dari Sabut Kelapa di Jombang Naik saat Pandemi
Muanam (Batik Coklat) saat menunjukan pot bunga dari serabut kelapa miliknya. (Foto: Rohmadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

JOMBANG Di masa pandemi covid-19 penjualan pot bunga yang terbuat dari sabut kelapa mengalami kenaikan yang tinggi, itu diungkapkan salah satu perajin pot bunga sabut kelapa asal Kabupaten Jombang.

Usaha menekuni pot bunga sabut kelapa ini ditekuni oleh Muanam (47), Dusun kepuhgisik, Kepuhdoko, Tembelang, Jombang. Ia mengaku permintaan pasar kerajinan pot bunga sabut mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Advertisement

pot bunga dari serabut kelapa miliknya b

"Pandemi malah permintaan naik, mungkin, karena sebagian orang banyak menghabiskan waktu di rumah bagi pecinta bunga ini menjadi aktifitas yang menyenangkan dimasa pandemi. Apalagi para ibu-ibu pecinta tanaman hias," jelasnya kepada TIMES Indonesia, Kamis (11/2/2021).

Usaha yang ia tekuni bersama saudaranya ini sudah berjalan sejak 3 tahun lalu. Namun, mengalami peningkatan sejak pandemi Covid-19 ini. "Dulu dikerjakan sendiri sama keluarga kini sudah bisa mempekerjakan ibu-ibu rumah tangga se RT," jelasnya.

Kerajinan ini juga menjadi salah satu UMKM unggulan Desa Kepuhdoko, sebab hampir satu RT bisa membuatnya. "Alhamdulillah, respon masyarakat bagus, malah terbantu dengan adanya kerajinan ini. Ibu-ibu biasanya mengerjakan ini dirumah masing-masing," bebernya.

pot bunga dari serabut kelapa miliknya c

Kini, dengan menekuni usaha pot bunga sabut kelapa ini sekali kirim ia bisa memperoleh untung hingga Rp 3 juta. "Satu bulan bisa kirim 4 kali, bisanya dikirim ke Kediri, Blitar, Surabaya. Harganya juga bermacam-macam mulai dari Rp 3 ribu hingga Rp 35 ribu sesuai bentuk dan tingkat kerumitan," katanya.

Muanam mengatakan, kedepan pihaknya juga akan menggandeng Bumdes Desa Kepuhdoko untuk mengembangkan usahanya sekaligus ikut memberikan lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu rumah tangga karena kerajinan ini cukup mudah dikerjakan.

"Semoga usaha ini bisa dilirik pemerintah dan bisa menjadi salah satu produk UMKM unggulan dari Desa Kepuhdoko dan bisa dinikmati orang banyak," pungkas perajin pot bunga sabut kelapa asal Kabupaten Jombang ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia