Ekonomi

Talas Beneng Ciamis Diekspor Hingga Ke Eropa

Sabtu, 20 Maret 2021 - 18:08 | 183.62k
Proses penanaman talas beneng di perkebunan milik Aji Susanto di Ciamis (foto: Dok. Aji Susanto)
Proses penanaman talas beneng di perkebunan milik Aji Susanto di Ciamis (foto: Dok. Aji Susanto)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, CIAMIS – Tanaman hasil pertanian di Ciamis, Jawa Barat  kini mulai diekspor ke negara Eropa. Tanaman liar bernama talas beneng ini diproduksi menjadi teh herbal di Belanda. Bahkan, pohon talas beneng yang bermakna besar kuning itu juga diproduksi di Australia, Thailand dan Jepang.

"Kami mengirimkan daun talas beneng yang masih mentah ke negara tersebut. Setelah panen langsung dikilo (ditimbang) lalu dikirim," jelas Aji Susanto, petani dan pengepul tanaman liar talas beneng Ciamis, Sabtu (20/3/2021).

Advertisement

talas beneng 2Aji Susanto menunjukkan pohon talas beneng miliknya (Foto : Dok. Aji Susanto)

Daun talas beneng panen setiap bulan. Setiap panen dari empat pohon talas beneng, bisa hasilkan satu kilogram daun. Pihaknya juga memiliki alat untuk menjemur daunnya untuk yang akan dijual di Ciamis dan sekitarnya.

"Selain panen daunnya, kami juga memanen ubinya. Harganya Rp1.000 per kilogram baik ubinya maupun daunnya," tuturnya.

Pohon talas beneng yang setinggi tiga meter yang ditanam di perkebunannya kini sudah mencapai 60 ribu pohon dan setiap lima bulan bisa menghasilkan lima kwintal sampai satu ton panen.

"Saat ini, kami juga mengembangkannya dengan masyarakat sekitar. Kami mengedukasi para petani sekitar tentang penanamannya hinga masa panennya talas beneng ini," terangnya.

talas beneng 3Proses penjemuran daun talas beneng (Foto: Dok. Aji Susanto)

Aji Susanto mengatakan, kebun talas beneng miliknya tidak hanya di Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis saja. Saat ini, ia mengembangkan kebun talas beneng ke Kota Banjar. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES