Peternak Ayam Petelur di Bondowoso Keluhkan Harga Telur Tak Sebanding Harga Pakan
Peternak ayam petelur di Bondowoso mengeluhkan harga telur ayam anjlok di angka Rp 16.500 - Rp 17.000 per kilogramnya.

BONDOWOSO – Peternak ayam petelur di Bondowoso mengeluhkan harga telur ayam anjlok di angka Rp 16.500 - Rp 17.000 per kilogramnya.
Salah seorang peternak ayam petelur asal Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, Wiwit mengatakan, harga di atas sudah lebih baik daripada harga sebelumnya yang ada di angka Rp 14.500 per kilogramnya.
"Namun harga ini di bawah harga normal telur ayam yang berkisar di angka Rp 19.000 hingga Rp 20.000 per kilogramnya," katanya.
Harga jual saat ini kata dia, tidak sesuai dengan harga pakan. Dimana pakan setelah dicampur Rp 4.500 per kilogram, sekarang justru naik menjadi Rp 6.500 sampai Rp 7.000.
"Hingga tak ada hasil sama sekali, peternak rugi, anjlok semua," tuturnya saat ditemui di lokasi ternak miliknya.
Ia mengaku mempunyai sebanyak 1.500 ekor ayam petelur. Dan menggeluti usaha tersebut selama 11 tahunm
Ia terpaksa menurunkan kualitas pakan. Yakni mencari konsentrat ayam dengan protein paling rendah karena harganya juga lebih murah.
"Kami juga melakukan afkir dini. Karena jika saat ini tidak afkir. Maka ke depan saat mendatangkan ayam lagi harus mengeluarkan modal lebih besar," bebernya.
Muhammad Eka, peternak ayam di Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, terpaksa melakukan afkir dini.
"Hampir setiap hari, kami menjual ayam. Ini dilakukan untuk menekan biaya pakan yang akan diberikan," akunya.
Menurutnya, meskipun harga telur mulai naik ke Rp 16.500 per kilogram. Namun harga itu masih harus membuat para peternak tidak mendapatkan untung.
"Jadi terpaksa solusinya ayam yang tidak bertelur 10 hari atau dua hari tak bertelur dijual," jelasnya.
Bahkan dirinya mengaku setiap hari melakukan afkir. Sebab kalau dibiarkan biaya pakannya akan membengkak.
Ia berharap pemerintah bisa mencarikan solusi terbaik untuk peternak ayam petelur sehingga harga telur ayam di Bondowoso naik dan harga pakan terjangkau. "Harapan peternak ya sama. Yakni harga pakan turun, dan harga telur ayam bisa stabil," imbuhnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


