Advertisement
Ekonomi

Ternyata, Warga Purbalingga Banyak Juga yang Berjualan Siomay

Siomay identik makanan khas Jawa Barat, khususnya Kota Bandung. Namun, orang Purbalingga juga banyak yang bergerak di kuliner ini. Setidaknya ini dibuktikan dengan dibent ...

TIMES Indonesia,
Ternyata, Warga Purbalingga Banyak Juga yang Berjualan Siomay
Bupati Purbalingga, Diyah Hayuning Pratiwi bersama Compas di acara Nyiomay Bareng Masyarakat Purbalingga. (FOTO : Humas Pemkab Purbalingga For TIMES Indonesia)
A-AA+

PURBALINGGA Siomay identik makanan khas Jawa Barat, khususnya Kota Bandung. Namun, orang Purbalingga juga banyak yang bergerak di kuliner ini. Setidaknya ini dibuktikan dengan dibentuknya paguyuban pedagang siomay Purbalingga.

Masih dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-191 Kabupaten Purbalingga, Dinas Koperasi dan UKM Purbalingga bekerjasama dengan Comunitas Pedagang Siomay (Compas) Purbalingga gelar acara Nyiomay Bareng Masyarakat Purbalingga, Minggu (19/12/2021) di lingkar barat GOR Goentoer Darjono. 

Advertisement

Nyiomay-Bareng-Masyarakat-Purbalingga.jpg

Sebanyak 20 gerobak siomay yang ikut dalam acara Nyiomay Bareng Masyarakat Purbalingga. Masing-masing memberikan 60-70 porsi  siomay gratis, sehingga total sekitar 1200-1400 porsi.

Kepala Bidang UMKM Dinkop UKM Purbalingga, Adi Purwanto SS MSi menyampaikan tujuan acara ini yakni mempromosikan bahwa siomay di Purbalingga itu bukan cuma asli Bandung, tapi juga asli Purbalingga pegiat-pegiat siomay di Purbalingga cukup banyak. 

Di Purbalingga kata dia, ada sekitar 60an pedagang siomay yang tergabung dalam komunitas. Pelaku UMKM di sektor siomay ini cukup banyak dan saat ini dalam posisi terkendala pandemi sehingga omsetnya sedang turun.

Nyiomay-Bareng-Masyarakat-Purbalingga-2.jpg

"Kita bantu untuk promosikan bahwa siomay di Purbalingga itu dibuat di Purbalingga dan dibuat oleh orang Purbalingga," kata Adi Purwanto.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM mengungkapkan selain dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Purbalingga, acara ini juga untuk menggeliatkan dan membangkitkan potensi UMKM Purbalingga.

Terlebih jika nanti status PPKM sudah level 1, Ia optimistis perekonomian di Purbalingga, termasuk UMKM Siomay, bisa berjalan seperti sediakala dan pemulihan ekonomi bisa dilakukan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia