Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pantai Teleng Ria Pacitan Turun Omzet
Sepinya pengunjung di kawasan wisata Pantai Teleng Ria Kabupaten Pacitan, Jawa Timur membuat omzet pedagang kuliner turun omzet. ... ...

PACITAN – Sepinya pengunjung di kawasan wisata Pantai Teleng Ria Kabupaten Pacitan, Jawa Timur membuat omzet pedagang kuliner turun omzet.
Hal itu dialami sejumlah pedagang kuliner khas laut seperti Muryani (45). Ia mengaku omzetnya menurun akibat dari sepinya pengunjung di Pantai Teleng Ria. Meskipun masih ada pelanggan yang membeli.
"Sekarang itu sepi, biasanya sehari bisa dapat Rp2 juta, saat seperti ini paling hanya Rp500 ribu. Omzetnya turun drastis," katanya, Selasa (08/02/2022).
Senada diungkapkan Sutiyem (55), dagangannya tidak seperti sebelumnya, pengunjung cenderung membeli makanan kesukaan saja. Sehingga menu lainnya tidak terjual.
"Pembeli sekarang pilih-pilih. Hanya udang yang paling laku. Ikan lain nyaris tak terjual. Sehari pemasukan Rp500 ribu rata-rata," terangnya.

Mengantisipasi kerugian, Sutiyem menuturkan jika ada yang pesan baru digoreng secara dadakan di tempat. "Ya, biar tidak rugi, saya gorengnya dadakan pas ada pembeli," jelasnya.
Adapun menu kuliner khas Pantai Teleng Ria cukup bervariatif seperti udang kecil, lobster, jengkelong, kepiting, layur, dan ikan tongkol.
Untuk harga ikan jengkelong Rp100 ribu per kilo, udang kecil Rp 80 ribu per kilo sedangkan lobster Rp 100 ribu per kilonya.
Pantauan TIMES Indonesia, sejak dua tahun terakhir sejumlah obyek wisata di Kabupaten Pacitan termasuk Pantai Teleng Ria memang sepi pengunjung. Bahkan saat pemerintah menetapkan kebijakan level PPKM, semua tempat rekreasi ditutup, sehingga berdampak pada omzet pedagang kuliner yang menurun. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


