Advertisement
Ekonomi

Gekrafs Kota Malang Bakal Maksimalkan Seluruh Sektor Ekonomi Kreatif

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Malang secara resmi telah dilantik. Alexander Soegio, sebagai Ketua Gekrafs Malang bertekad ta ...

TIMES Indonesia,
Gekrafs Kota Malang Bakal Maksimalkan Seluruh Sektor Ekonomi Kreatif
Prosesi Pelantikan Gekrafs Malang bertempat di Hotel Aliante Malang, Sabtu (26/2/2022). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Malang secara resmi telah dilantik. Alexander Soegio, sebagai Ketua Gekrafs Malang bertekad tancap gas bersama 1.000 anggota ekonomi kreatif yang telah tergabung.

Alexander mengatakan, talenta muda ekonomi kreatif di Kota Malang ini sangatlah lengkap. Terdiri dari 19 sub sektor ekonomi kreatif bakal segera di maksimalkan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai perguruan tinggi hingga Pemkot Malang.

Advertisement

"Segera kita sinergikan untuk bagaimana kita mengelola sumber-sumber daya manusia di Kota Malang untuk bisa lebih nyata. Apalagi pak Sandi (Kemenparekraf RI) juga menobatkan Malang ini sebagai tempat ekonomi kreatif yang lengkap," ujar Alexander, Sabtu (26/2/2022).

Alexander menambahkan, Gekrafs Kota Malang telah menjadi komunikasi dan siap bekerja sama dengan perguruan tinggi besar di Kota Malang untuk bersama-sama membangkitkan dunia ekonomu kreatif.

"Kita sudah sosilasi ke universitas. Respon mereka bagus banget, mereka sudah menyatakan secara lisan dan berharap MoU dari Gekrafs Kota Malang untuk bisa mendampingi mahasiswanya sejak awal," ungkapnya.

Prosesi-Pelantikan-Gekrafs-Malang-a.jpg

Ketua DPC Gekrafs Malang bersama Ketua DPW Jatim dan DPP Gekrafs saat ditemui awak media, Sabtu (26/2/2022)

Advertisement

Menurut Alexander, potensi ekonomi kreatif di Malang sudah cukup lengkap. Namun, informasi atau memasarkan karya-karyanya yang dirasa perlu di dorong lebih baik lagi, agar ekonomi kreatif di Malang menjadi perhatian nasional maupun internasional.

"Saya sudah sempat berkunjung, karya-karya mereka luar biasa. Tapi dari segi pemasaran, digitalisasi dan lainnya memang terbatas. Apalagi di Kecamatan-Kecamatan ini perlu kita dorong lebih kuat lagi," bebernya.

Hal itu juga selaras dengan kolaborasi Gekrafs bersama Pemkot Malang kedepan dengan memaksimalkan Gedung MCC (Malang Creative Center) yang sebentar lagi selesai dibangun.

Gedung MCC yang nantinya menjadi pusat ekonomi kreatif di Kota Malang, tentu diharapkan bisa dimaksimalkan dengan baik. Dengan itu, Gekrafs juga sudah menyiapkan program guna menyambut MCC kedepannya.

"Kami ingin program kerja nyata bukan sekedar buat booth di sana (MCC). Kami juga targetkan 10 ribu ekonomi kreatif tergabung dengan kami," katanya.

Di sisi lain, Ketua DPW Gekrafs Jatim, Septrianto Maulana menyatakan segera memetakan potensi ekonomi kreatif di setiap daerah.

"Malang ini saya tahu identik dengan kota pendidikan yang memiliki kaum milenial. Tentu banyak ide ide out of the box, banyak publik figur hingga youtuber. Itu bisa dimanfaatkan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian menyebutkan bahwa pengurus Gekrafs Kota Malang harus berlari kencang untuk mengkolaborasikan potensi yang ada. Sebab, kunci sukses ekonomi kreatif adalag terbentuknya kolaborasi yang kuat.

"Kami harap semua ekonomi kreatif bisa disinergikan. Dengan antusias 1.000 anggota ini adalah momentum yang baik untuk mendorong ekonomi kreatif berkembang," pungkasnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia