Ekonomi

Masjid Indah di Objek Wisata Majalengka, Wujud Manfaat Pajak Daerah

Sabtu, 02 April 2022 - 19:47 | 223.00k
Masjid yang berada di Obyek Wisata Kabupaten Majalengka. (FOTO: Disparbud Majalengka for TIMES Indonesia)
Masjid yang berada di Obyek Wisata Kabupaten Majalengka. (FOTO: Disparbud Majalengka for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Fasilitas di tiga kawasan objek wisata di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, makin lengkap dengan hadirnya masjid sebagai tempat ibadah. Masjid yang terbangun indah itu merupakan salah satu wujud dari manfaat pajak daerah yang dibayar masyarakat.

Adapun masjid yang baru saja diresmikan oleh Bupati Majalengka Karna Sobahi tersebut, berada di objek wisata Situ Cipanten, Rest Area Cikebo dan Terasering Panyaweuyan.

Advertisement

Kawasan di tiga obyek wisata itu merupakan salah satu destinasi wisata favorit di kota berjuluk Angin yang menawarkan pemandangan alam yang indah nan menyejukkan mata.

Di sekitar kawasan itu, Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) membangun masjid yang memiliki daya tarik tersendiri. Dananya berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Masjid-majalengka-2.jpg

"Terbangunnya masjid yang indah di sejumlah obyek wisata Majalengka ini, juga merupakan salah satu wujud dari manfaat pajak daerah yang anda (masyarakat) bayar," ungkap Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Irfan Nur Alam kepada TIMES Indonesia, Sabtu (2/4/2022).

Menurut Irfan, penerimaan pajak daerah digunakan untuk pembiayaan berbagai proyek pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Seperti pembangunan sarana umum, yakni infrastruktur, sekolah, biaya pendidikan, kesehatan dan sarana prasarana keagamaan serta pembangunan fasilitas publik lainnya.

Karena itu, pajak merupakan ujung tombak pembangunan sebuah negara. Sehingga sudah sepantasnya sebagai warga negara yang baik untuk taat membayar pajak.

Terlebih saat ini Pemkab Majalengka sudah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membayar pajak dengan adanya 17 program inovasi Bapenda Majalengka.

"Intinya, pajak itu untuk pembangunan berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat baik secara materiil maupun spiritual," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengharapkan agar sarana dan prasarana yang telah dibangun oleh pemerintah daerah sejatinya dipelihara dengan baik. Terlebih, akan memasuki bulan suci Ramadan.

Masjid-majalengka-3.jpg

"Semoga dengan dibangunnya sarana tempat ibadah akan memberikan kemudahan dan kekhusyuan dalam beribadah khususnya untuk masyarakat sekitar dan wisatawan," harap Bupati Majalengka, Karna Sobahi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Majalengka, Iding Solehudin menjelaskan, bahwa Khoirul Ummah Raharja menjadi nama yang disematkan di tiga masjid yang baru diresmikan Bupati tersebut.

"Tentunya dengan hadirnya masjid di objek wisata tersebut bermaksud untuk memfasilitasi para pengunjung untuk tetap menjalankan kewajibannya dengan nyaman di tengah berwisata," jelasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES