Advertisement
Ekonomi

Bangkitkan UMKM, Karang Taruna Sukanagara Gelar Pasar Ramadan Mapag Bedug

Ratusan tenda pelaku UMKM berderet di Jalan Baru Lingkar Utara Kota Tasikmalaya mengisi lapak Pasar Ramadan yang bertajuk "Mapag Bedug" ... ...

TIMES Indonesia,
Bangkitkan UMKM, Karang Taruna Sukanagara Gelar Pasar Ramadan Mapag Bedug
Ratusan stand UMKM Pasar Ramadan Mapag Bedug berderet disepanjang Jalan Baru Lingkar Utara yang menjadi kawasan primadona untuk Ngabuburit, Kamis (7/4/22) sore. (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
A-AA+

TASIKMALAYA Ratusan tenda pelaku UMKM berderet di Jalan Baru Lingkar Utara Kota Tasikmalaya mengisi lapak Pasar Ramadan yang bertajuk "Mapag Bedug". Gelaran ini diinisiasi oleh Karang Taruna Kersanagara Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ratusan pengunjung yang didominasi ibu dan anak berkeliling melihat berbagai produk UMKM, mulai pakaian busana muslim, serta berbagai produk kuliner makanan takjil untuk berbuka puasa, sebagian anak terlihat asik di stand permainan dan komedi putar. 

Advertisement

Seorang warga Kampung Nagarawangi, Cihideung Kota Tasikmalaya Egi Ginanjar mengungkapkan dirinya sudah lima hari berjualan Es Be Boba.

"Alhamdulilah pasar Ramadan ini ramai dikunjungi, walaupun belum normal, dagangan saya 40 sampai 50 bisa terjual di sini. Lumayan bisa bergeliat lagi meskipun penjualan saya harus di atas 30 cup untuk bisa menutupi biaya operasional,"ungkapnya sewaktu ditemui TIMES Indonesia dilapaknya, Kamis (7/4/22) sore.

Hal senada disampaikan seorang pedagang Takoyaki bermerk Putri Nabilah Terry Gunawan warga Kampung Ciwaas Gobras, Tamansari. Ia bersyukur dapat berjualan di pasar Ramadan yang sangat ramai sekali apalagi di sore hari.

"Saya bersyukur bisa berjualan di pasar Ramadan ini, Takoyaki ini saya seribu rupiah per biji, alhamduliah dapat menjalankan usaha lagi, sejak pandemi kemarin sangat sepi," tuturnya.

Sementara itu seorang perwakilan Pengurus Karang Taruna Kersanagara Irvandi mengungkapkan acara pasar ramadan ini terinisiasi dari sebuah keadaan. Dimana beberapa pengurus unit Karang Taruna ingin memperjuangkan kemanfaatan wilayah jalan baru lingkar Utara yang saat ini menjadi salah satu tempat ngabuburit pavorit di Kota Tasikmalaya.

Advertisement

"Di tengah pandemi yang tak berujung tentunya kondisi ini sangat berimbas  pada perekonomian warga, sehingga melihat potensi jalan lingkar utara purbaratu yang saat ini merupakan primadona dan lokasi strategis yang menjadi sasaran destinasi ngabuburit warga Kota Tasikmalaya. Ini peluang dan sebuah jawaban dari keterpurukan kondisi perekonomian untuk bisa bangkit dari imbas maraknya wabah Covid 19,"tuturnya.

Irvan menambahkan sebanyak 120 lapak Pasar Ramadan Mapag Bedug dikelola oleh tiga unit Karang taruna, yakni Karang Taruna unit  11.12.13 Kampung Saripin Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.

Untuk menggantikan biaya operasional pembuatan lapak, biaya listrik serta kebersihan pengurus karang taruna membebankan biaya sebesar Rp200 ribu per lapak yang dapat dipergunakan selama bulan suci ramadan.

"Kita berharap pasar ramadan ini mampu menjadi sebuah jendela atau gerbang karang taruna untuk bisa berkontribusi kepada warga, untuk membantu peningkatan serta pemulihan perekonomian serta memupuk rasa tanggungjawab sebagai generasi penerus bangsa yang sudah seharusnya bisa berkiprah," pungkasnya. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia