Ekonomi

Gresik Siap Jadi Sentra Penghasil Mangga Unggulan Nasional

Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:32 | 21.52k
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Kanan) sat mendampingi Presiden RI Jokowi mengunjungi Food Estate di Desa Sukodono Panceng (Foto: Bagian Prokopim Pemkab Gresik)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Kanan) sat mendampingi Presiden RI Jokowi mengunjungi Food Estate di Desa Sukodono Panceng (Foto: Bagian Prokopim Pemkab Gresik)

TIMESINDONESIA, GRESIK – Usai peluncuran food estate mangga di Kecamatan Panceng, Bupati Fandi Akhmad Yani yakin Gresik akan menjadi sentra penghasil mangga unggulan nasional.

Sebagai informasi, kemarin Presiden RI Jokowi bersama Mentan RI Syahrul Yasin Limpo mencanangkan Food Estate. Ini merupakan food estate kelima di Indonesia.

Advertisement

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yakin, dicanangkannya lumbung pangan berbasis mangga ini akan membuat Gresik menjadi sentra penghasil mangga unggulan.

"Akan memiliki 1.000 hektar kebun mangga yang total perkiraan produksinya mencapai 2.000 kuintal mangga unggulan," katanya melalui keterangan tertulis pada Selasa (23/8/2022).

Dengan pola food estate ini, pertanian modern mempunyai manfaat luar biasa kepada para petani guna meningkatkan hasil produksi. Terwujudnya food estate ini juga merupakan hasil dari kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta.

"Serta peran serta masyarakat yang hari ini hasilnya bisa dirasakan bersama," ujar Bupati.

Komoditas utama yang dikembangkan dalam food estate Gresik ini adalah berbasis mangga dan dipadukan tumpang sari dengan tanaman lain seperti jagung, jeruk nipis, dan tanaman semusim lainnya. 

"Sehingga petani tetap bisa panen selagi menunggu tanaman mangganya berbuah. Ini diperkirakan akan ada peningkatan pendapatan petani dari yang sebelumnya berpenghasilan 25 juta/ha menjadi 75 juta/ha," jelasnya.

Tidak berhenti di hulu, Bupati Yani juga tidak berhenti di hilir dengan mendorong petani untuk 'berani' ekspor produknya. Komoditi mangga asal Gresik saat ini sudah berhasil menembus pasar mancanegara. 

Sebut saja mangga jenis Sultan hasil produksi dari Nastain, petani mangga asal Sidayu, Gresik. Mangga hasil pertaniannya mampu menembus pasar Singapore, Malaysia, hingga ke Jepang dan China. 

Keberhasilan mangga Sultan ini merupakan hasil manis dari kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai dalam mendorong masyarakat untuk 'berani' ekspor.

"Mangga Gresik ini istimewa, salah satunya karena sangat manis dan lezat. Pak Presiden tadi sudah mencicipi dan beliau sangat suka," terangnya menanggapi Gresik siap jadi sentre penghasil mangga unggulan. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES