Ekonomi

Sri Untari Sosialisasikan Strategi RPJMD Dalam Penguatan Koperasi

Kamis, 08 September 2022 - 15:12 | 18.06k
Sri Untari saat membuka kegiatan Penyusunan Rencana Strategis Lima Tahun di Aula Koperasi SBW Malang. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Sri Untari saat membuka kegiatan Penyusunan Rencana Strategis Lima Tahun di Aula Koperasi SBW Malang. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk jangka periode selama lima tahunan yang berisi penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah.

Hal itu pun kini juga tengah dibahas oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno dalam kegiatan penyusunan rencana strategis tahun 2023-2027 "Koperasi Setia Budi Wanita Malang Jawa Timur sebagai Pelopor Koperasi Retail Modern".

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Untari mengatakan bahwa dalam penyusunannya RPJMD harus dibuat berdasarkan berbagai banyak pertimbangan, mulai dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional.

Penyusunan-Rencana-Strategis-Lima-Tahun-2.jpg

Selain itu, Untari menjelaskan bahwa Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang-Jawa Timur adalah Primer Koperasi skala Provinsi. Sehingga, jajaran anggota Koperasi SBW harus mengetahui terkait mekanisme penyusunan rencana kerja berkaitan dengan upaya pemerintah dalam menguatkan koperasi.

"Apa korelasinya dengan kita? Korelasinya dengan kita adalah supaya rakyat mengetahui, bagaimana proses perjalanan perencanaan pemerintahan ini dari tahun pertama sampai dengan tahun kelima," ujar Sri Untari, Kamis (8/9/2022).

Dalam lingkup Pemerintahan Provinsi Jawa Timur sendiri, lanjut Untari, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kemudian merumuskan program dan rencana kerja yang telah disusun dalam RPJMD Pemprov Jatim dalam kurun waktu 1-5 tahun berkaitan dengan tugas dan fungsi SKPD terkait.

"Perumusan sasaran perumusan indikator kinerja SKPD, mengacu kepada tujuan dan sasaran dalam RPJMD. Dari sana kemudian diverifikasi, ketika tidak sesuai, OPD akan menyesuaikan dan menyusun lagi. Kalau sudah sesuai jalan dengan RPJMD, tinggal menyempurnakan rancangan akhir," jelasnya.

Berbagai tantangan dan rintangan berkaitan dengan pengembangan usaha koperasi, juga turut dibahas dalam RPJMD Pemerintah Jawa Timur dan Renstra SKPD terkait. Diantaranya adalah berkaitan dengan permodalan, SDM, kualitas dan daya saing.

Untuk itu, Untari mengajak para pelaku gerakan koperasi agar segera memperbaiki berbagai kekurangan yang ada, sekaligus menguatkan lembaga koperasi untuk bisa melebarkan sayap usahanya dalam menjawab tantangan zaman.

"Kita harus mampu memperbaiki semuanya kalau kita mau menang. Spirit zaman hari ini adalah semangat kompetisi dan kolaborasi, kita harus pintar merebut hati masyarakat. Jadi kita tidak boleh menyalahkan orang lain," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES