Ekonomi

Pemkot Yogyakarta Upayakan Produk UKM Masuk Toko Jejaring

Senin, 17 Oktober 2022 - 21:58 | 20.26k
Pemkot Yogyakarta Upayakan Produk UKM Masuk Toko Jejaring
Produk UMKM yang sudah masuk ke toko jejaring di Kabupaten Lamongan. (Ilustrasi Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Produk-produk Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Yogyakarta saat ini sudah dapat ditemukan di gerai-gerai toko jejaring. Hal itu tak lepas dari upaya Pemkot Yogyakarta memasarkan produk-produk UKM dengan melakukan kerjasama dengan perusahaan minimarket berjejaring sejak tahun 2021.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani mengungkapkan saat ini sebanyak 15 UKM produknya telah tembus ke 87 toko jejaring. Diharapkan kedepan semakin banyak produk-produk UKM yang bisa memenuhi syarat kemitraan.

"Yang sudah masuk itu rata-rata memang makanan, ada brambang goreng, egg roll, kripik pisang, sambal bawang, dan beragam snack lain," ungkapnya, Senin (17/10/2022).

Menurut Ambar, dalam rentang satu tahun pihaknya melihat kalangan UKM benar-benar sudah siap bersaing. Sementara dari pihak penyedia jasa, atau dalam hal ini mini market berjejaring pun mampu memberikan tempat bagi pelaku UKM.

"Makanya, kerja sama dengan PT Indomarco sudah kita lakukan sejak 2021, tapi baru dilaunching hari ini, karena kami ingin melihat bagaimana konsistensi UKM dan perusahaan," jelasnya.

Diakui, untuk masuk ke sana memang banyak syarat yang harus dipenuhi, soal keamanan pangan maupun kemasan, dimana kurasi juga sampai kantor pusat di Jakarta. Setelah rekomendasi turun, barulah produk buatan UMK dinyatakan sah dan bisa dipajang di 87 gerai Indomaret, yang berada di Kota Yogyakarta.

"Kami juga ada teman-teman yang ahli di bidang itu. Jadi, sebelum dikirimkan ke PT Indomarco, tentunya sudah melalui kurasi dari kami, untuk memastikan produk layak jual dan masuk pasar," tuturnya.

"Secara kualitas, produk-produk UKM kita sebenarnya sangat bisa bersaing. Sehingga, ini kesempatan bagus. Kita dorong UKM agar selalu meningkatkan kualitas produk," harap Ambar.

Terlebih, di puluhan gerai tersebut, produk-produk UMK Kota Yogyakarta mendapat tempat yang terbilang representatif, serta mudah ditemukan pengunjung.

Menurutnya, melalui sinergitas ini, seluruh mini market berjejaring di bawah naungan PT Indomarco di wilayahhnya, telah menyediakan rak khusus UMK.

"Display-nya juga tampak jelas, rak disediakan pas di dekat pintuk masuk. Jadi, begitu pengunjung masuk ke gerai, sudah langsung kelihatan," ujarnya.

Ambar berharap, ke depan semakin banyak industri yang menaruh perhatian, dengan menampung produk-produk dari UKM. Tidak sebatas toko swalayan, tapi mungkin di masa depan ada hotel dan restoran di Kota Pelajar yang bersedia dititipi produk.

"Itu terus kami diskusikan bersama teman-teman di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lainnya juga, untuk mengembangkan UKM," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES